Weibo Tutup Mesin Pencarian
Weibo. (Screenshot us.weibo.com)
MerahPutih.com - Platform media sosial populer di Tiongkok, Weibo, menutup mesin pencarian topik terhangat dan info seputar selebriti selama sepekan atas perintah regulator internet setempat akibat kelalaiannya turut menyebarkan informasi yang dianggap membahayakan negara itu.
Badan Siber China (CAC) Beijing memerintahkan pimpinan Weibo agar lebih memperhatikan informasi yang hendak disebarkan karena platform media tersebut telah gagal menyensor informasi ilegal.
"Informasi berisi pernyataan publik yang berorientasi mengandung kesalahan, kecabulan, rendahan, dan diskriminatif telah tersebar di Sina Weibo," demikian pernyataan CAC di Beijing, Senin (29/1).
"Sina Weibo telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku karena menggiring opini publik pada arah yang salah dan berdampak buruk," tambah CAC.
Seperti dilansir Antara, Wang Sixin, profesor hukum di Communication University of China, menyambut positif upaya pemerintah dalam memperketat penggunaan dunia maya selama beberapa tahun terakhir.
Pemerintah terus mengimplementasikan aturan dan penegakan hukum untuk mengatasi aktivitas ilegal yang dapat membahayakan masyarakat melalui internet, demikian Wang sebagaimana dikutip Global Times.
Akibat dari kelalaiannya itu, manajemen Weibo menyatakan menerima semua bentuk kritikan publik dan menutup beberapa portal utamanya, seperti mesin pencarian, topik hangat, dan gaya hidup selebriti, mulai Sabtu (27/1) lalu.
Weibo juga berjanji akan meningkatkan kualitas informasi, meningkatkan investasi di bidang teknologi, dan merekrut tenaga kreatif lebih sehat dan bersih di jagat dunia maya. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
PM Tiongkok Datang ke Indonesia, HBKB Sudirman-Thamrin Dihentikan Sementara
Jakarta Diproyeksikan Bakal Dibajiri Barang dari Tiongkok dan Vietnam
2 Train Set KRL Dari Tiongkok Kembali Datang, KAI Commuter Ingin Percepat Pengujian dan Sertifikasi
Apa Itu Virus HMPV: Gejala, Penyebaran, dan Cara Menghadapinya
31 Tahun Beroperasi, 'Niu An Cong' Kini Hadir di Indonesia
China Berharap Hubungan Dengan Indonesia Tambah Kuat
Tiongkok Sudah Punya Kereta Tanpa Rel Sejak 2018
Ekonomi Tiongkok Melambat, AS Mulai Tumbuh Baik
Lampion dan Dekorasi Naga Warnai Kota Solo