Waspadai, Permen Mengandung Nakoba Beredar

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Jumat, 10 Maret 2017
Waspadai, Permen Mengandung Nakoba Beredar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Masyarakat diminta waspada, terutama dalam mengawasi atau memberikan jajanan permen kepada anak-anaknya. Karena, beberapa waktu lalu pihak Satpol PP Kota Surabaya berhasil megungkap jenis permen yang mengandung zat berbahaya.

Berdasarkan infomasi yang didapat merahputih.com, Satpol PP Kota Surabaya berhasil menyita sebanyak 345 botol permen impor asal Tiongkok yang mengandung zat yang tak baik jika dikonsumsi terutama oleh anak-anak.

Dalam mengantisipasi hal ini, Kepolisian Resor Buleleng, melakukan razia ke beberapa tempat penjual makanan anak-anak, termasuk penjaja makanan di sekolah-sekolah.

"Kami telah melakukan razia dan inspeksi mendadak ke sejumlah sekolah. Sampai saat ini hasilnya masih nihil, tetapi pemantauan akan terus dilaksanakan," kata Kepala Satres Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana TJ, di Singaraja, seperti dilansir Antara, Jumat (10/3).

Ia mengatakan, pihaknya terus memaksimalkan program pencegahan terkait peredaran permen yang disinyalit mengandung narkoba dengan cara memberikan arahan langsung kepada guru dan siswa di sekolah. Menurut Adnyana, pihaknya berkeyakinan bahwa permen jenis tersebut sempat beredar sebelumnya, saat ini isu tersebut muncul kembali dan polisi kini terus melakukan pendalaman.

Dia menambahkan, polisi juga terus melakukan penelusuran terhadap keberadaan peredaran permen itu. "Kalau kami temukan langsung amankan termasuk pengedarnya," tegasnya.

Pihaknya belum mengetahui pasti asal muasal dari permen tersebut, termasuk dimana dibuat dan apa motifnya kini masih terus dilakukan pendalaman.

Adnyana menegaskan, pihaknya segera akan bersurat ke Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng untuk bisa menyosialisasikan kembali ke seluruh siswa sekolah dasar di Buleleng.

"Kami akan segera bersurat, sehingga ada antisipasi dini dari pihak sekolah. Kami harapkan juga masyarakat waspada mengenai permasalahan ini," pungkasnya.

#Sindikat Narkoba #Pencegahan Narkoba #Permen Bahasa Gaul
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Olahraga
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Polisi melepaskan Sterling dengan status jaminan setelah menjalani pemeriksaan awal guna menunggu proses penyelidikan lanjutan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Raheem Sterling Berurusan dengan Polisi Usai Tabrak Pembatas Jalan Tol Pakai Lamborghini
Indonesia
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Usulan perluasan wewenang ini sejalan dengan pandangan strategis Polri.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 April 2026
BNN Usul Bisa Lakukan Penyadapan Sejak Tahap Penyelidikan di RUU Narkotika dan Psikotropika Baru
Indonesia
Kabur ke Malaysia, Buronan Narkoba ‘The Doctor’ Akhirnya Ditangkap
Buronan narkoba The Doctor akhirnya ditangkap di Penang, Malaysia. Ia kini sudah dipulangkan ke Indonesia sejak Senin (6/4).
Soffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Kabur ke Malaysia, Buronan Narkoba ‘The Doctor’ Akhirnya Ditangkap
Indonesia
Jejak MDMA di Helai Rambut Sang Istri Perwira
Tak sendirian, mantan anak buah sang suami, Aipda Dianita Agustina (DA), juga terjerat dalam hasil tes yang sama
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Jejak MDMA di Helai Rambut Sang Istri Perwira
Indonesia
Satu Jaringan, Penangkapan Dewi Astutik Buka Simpul Jejak Gembong Narkoba Fredy Pratama
Hasil analisa BNN menempatkan Freddy sebagai figur dominan penyelundupan narkoba di kawasan Segitiga Emas (Golden Triangle) bersama Dewi Astutik
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
Satu Jaringan, Penangkapan Dewi Astutik Buka Simpul Jejak Gembong Narkoba Fredy Pratama
Indonesia
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara
BNN mengungkap peran Dewi Astutik sebagai aktor utama sindikat narkoba Golden Triangle, mengendalikan ratusan kurir dan pengiriman sabu lintas negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara
Indonesia
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Mahasiswa diharap dapat menjadi agen pencegahan dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas yang bersih dari narkoba
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
BNN Buka-bukaan Soal Ancaman Narkotika di Lingkungan Kampus, Mahasiswa Diminta Waspada
Indonesia
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba
Rudianto juga menyinggung dinamika keamanan terkini di Jakarta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
BNN dan Polda Metro Jaya Didorong Perkuat Pengetatan Jalur Udara dan Tempat Hiburan Malam, Target Utama Sindikat Narkoba
Indonesia
Perlawanan Sengit di Kampung Bahari! Petugas Diserang Busur Panah dan Sajam, Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Inisiator GNK, Habib Syakur, dukung penuh langkah tegas aparat terhadap bandar narkoba demi selamatkan generasi muda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Perlawanan Sengit di Kampung Bahari! Petugas Diserang Busur Panah dan Sajam, Negara Tak Boleh Kalah dari Bandar Narkoba
Indonesia
BNN Bikin Jaringan Bandar Narkoba di Kampung Bahari Ketar-Ketir, Ternyata Ada Tangan Dingin Komjen Suyudi Ario Seto
Aksi ini dinilai bukti implementasi arahan Presiden Prabowo memberantas narkoba hingga ke akar dengan penindakan tegas dan rehabilitasi.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
BNN Bikin Jaringan Bandar Narkoba di Kampung Bahari Ketar-Ketir, Ternyata Ada Tangan Dingin Komjen Suyudi Ario Seto
Bagikan