Polisi Gagalkan Penyelundupan 12 Kg Sabu Senilai Rp 12 Miliar di Tol Cikampek, Ratusan Ribu Jiwa Nyaris Jadi Korban
Rilis Polres Jakarta Pusat. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)
MerahPutih.com - Upaya pengiriman narkoba lintas provinsi dari jaringan Aceh - Malaysia kembali digagalkan aparat kepolisian.
Tiga kurir ditangkap saat membawa 12 kilogram sabu yang disamarkan dalam truk bermuatan jeruk dari Medan, Sumatera Utara, menuju Semarang, Jawa Tengah. Ketiganya ditangkap saat melintas di Tol Cikampek oleh tim Polres Metro Jakarta Pusat.
“Pelaku adalah AG (30) warga Kendal, K (39) warga Jepara, dan DD (38) warga Demak, Jawa Tengah. Ini pengiriman yang keempat,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, di Jakarta, Selasa (21/10).
Menurut Susatyo, sabu disembunyikan di dalam jeriken yang ditutupi muatan jeruk pada truk Mitsubishi Colt Diesel warna ungu. Barang haram itu diketahui berasal dari jaringan Aceh-Malaysia yang kerap menyalurkan narkoba ke wilayah Jawa.
Baca juga:
Polisi Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 1,3 T di Jabodetabek, 4,5 Juta Jiwa Nyaris Jadi Korban
Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan, para tersangka merupakan bagian dari jaringan pengedar lintas Sumatera-Jawa.
“Ini pengiriman keempat mereka dengan rute yang sama, dari Sumatera menuju Jawa,” ujarnya.
Wisnu menambahkan, modus penyelundupan dilakukan dengan menyamarkan sabu di antara tumpukan buah jeruk agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Dari hasil pemeriksaan, sabu tersebut disimpan dalam jeriken dan dilapisi plastik agar tidak terdeteksi selama perjalanan.
Kanit III Satresnarkoba IPTU Ricardho P. Siahaan menuturkan, penangkapan berlangsung cepat di tengah padatnya agenda pengamanan.
“Kami mendapat informasi saat pengamanan unjuk rasa, lalu tim langsung bergerak dan berhasil melakukan penangkapan di KM 31,” katanya.
Baca juga:
Polisi Bongkar Pabrik Ekstasi Sindikat Residivis di Jakbar, Puluhan Ribu Jiwa Nyaris Jadi Korban
Dari hasil interogasi, para tersangka mengaku mendapatkan sabu di Lhoksukon, Aceh Utara, dari dua orang yang belum dikenal. Barang tersebut rencananya akan diserahkan kepada seseorang di Rest Area KM 57 atas perintah NA, yang kini masih dalam penyelidikan.
Polisi memperkirakan nilai sabu mencapai Rp 12 miliar dan berhasil menyelamatkan sekitar 150 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.
Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau penjara maksimal 20 tahun serta denda hingga Rp 10 miliar. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Satnarkoba Polresta Solo Sita 1 Kilogram Sabu dari Jaringan Lintas Provinsi
DPRD DKI Bahas Raperda P4GN, Pramono Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkoba
DPRD DKI Usulkan Cabut Izin Permanen Tempat Hiburan Malam Terkait Narkoba
Bahan Baku Lab Narkoba Apartemen Pluit Impor dari India, Bos Besarnya Masih di Luar Negeri
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Polda Metro Jaya Bongkar Lab Narkoba Etomidate di Apartemen Pluit, 2 WNA China Ditangkap
Jonathan Frizzy Bebas Bersyarat, Keluar dari Lapas Pemuda Tangerang
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Polda Metro Jaya Ungkap 7.426 Kasus Narkoba Sepanjang 2025, Hampir 10 Ribu Tersangka Ditangkap