Kesehatan

Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 14 Juli 2019
Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah

Anak bisa saja tertular penyakit di lingkungan sekolahnya (Foto: Pixabay/White77)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKOLAH merupakan ‘rumah kedua’ bagi anak. Di sana lah mereka menghabiskan waktu hampir setengah hari untuk belajar dan bersosialisasi dengan banyak orang. Namun perlu diketahui tubuh anak tidak sekuat orang dewasa dan lebih rentan untuk tertular penyakit, baik ringan maupun berat. Dibutuhkan perhatian serta penangnan khusus untuk anak agar kegiatan sehari-harinya tetap lancar dan nyaman.

Meskipun anak selalu terlihat sehat dan jarang sakit, ada baiknya para orang tua untuk tetap mewaspadai kemungkinan anak tertular penyakit yang mungkin terdapat di lingkungan sekolahnya. Walaupun sudah berusaha serba steril di rumah, penyakit tidak pernah pandang bulu.

Baca juga:

Sering Diangap Sepele, 4 Penyakit ini Ternyata Bisa Sangat Menular

Melansir laman alodokter, berikut ulasan tentang beberapa penyakit yang seringkali menulari anak di lingkungan sekolah. Para orang tua wajib waspada dan berjaga-jaga akan berbagai kemungkinan ini!

1. Cacar Air

Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah
Cacar air (Foto: Pixabay/Hans)

Cacar air merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Gejalanya yaitu timbul ruam merah di sekujur kulit dan bentol-bentol yang berisi air. Selain itu, anak akan merasakan pusing dan lemas serta demam tinggi.

Baca juga:

Tidak Boleh Mandi Saat Cacar Adalah Mitos

Biasanya untuk pencegahan penyakit ini, dokter menganjurkan untuk melakukan vaksin sebelum berumur 12 tahun. Orang tua juga harus waspada dan melakukan pengulangan vaksin jika diperlukan.

2. Kutu Rambut

Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah
Kutu rambut (Foto: Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Jika anak tiba-tiba sering menggaruk kepalanya, segera cek karena mungkin saja ia tertular kutu rambut dari teman-teman dekatnya di sekolah.

Meskipun anak rajin mencuci rambutnya setiap hari, bukan berarti tidak mungkin terdapat kutu rambut karena tidak semua orang menerapkan pola hidup bersih. Sediakan selalu obat khusus untuk mengatasi kondisi ini.

3. Batuk dan Flu

Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah
Batuk dan flu (Foto: Pixabay/LOLOGO)

Penyakit ini yang paling sering menulari anak. Umumnya ketika anak berkumpul bersama teman-temannya di sekolah dan kebetulan salah satu dari mereka ada yang terkena flu.

Anak akan santai saja melakukan kontak fisik seperti bermain dan bersalaman tanpa memikirkan pentingnya mencuci tangan.

Baca juga:

Ini Cara Ampuh Cegah Penularan Flu pada Anak

Selain itu, seringkali anak-anak lupa menutup mulutnya ketika sedang sakit batuk. Hal-hal seperti ini yang kemudian memudahkan penularan penyakit flu kepada anak-anak yang lain.

4. Diare

Waspadai Penyakit yang Mudah Menulari Anak di Lingkungan Sekolah
Diare (Foto: Pixabay/OpenClipart-Vectors)

Dalam satu sekolah hanya akan terdapat beberapa toilet. Meskipun terdapat petugas kebersihan yang bekerja, kebersihan kamar mandi di sekolah tetap tidak menjamin kesehatan anak-anak.

Baca juga:

Air Kelapa, Pertolongan Pertama untuk Diare

Jika ada satu saja murid yang terkena diare dan kebetulan menggunakan toilet, bakteri akan dengan mudah berkembangbiak dan menulari anak lain di lingkungan sekolah. Jadi, tetap waspada ya! (mar)

#Anak Sekolah #Penyakit Anak #Kesehatan #Sanitasi Sekolah #Penyakit Menular
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan