Headline

Waspada, Nunukan Disebut Rawan Radikalisme

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 06 Januari 2018
Waspada, Nunukan Disebut Rawan Radikalisme

Suasana di Nunukan, Kalimantan Utara (ANTARA FOTO/M Rusman)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan rawan dengan segala macam pengaruh yang berasal dari luar. Nunukan berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi ini membuat daerah di Kalimantan Utara tersebut menjadi jalur keluar masuknya kelompok radikalisme dari dan ke Filipina.

Komandan Kodim 0911 Nunukan Letkol CZi Abdillah Arif di Nunukan, Sabtu (6/1) menyatakan pihaknya senantiasa siap siaga dalam setiap saat guna memantau wilayah perbatasan dari pemanfaatan kelompok radikal.

Kerawanan tersebut karena banyaknya jalur ilegal yang dapat dimanfaatkan kelompok tertentu sebagai jalur keluar masuk karena dianggap tidak terpantau.

Letkol Abdillah Arif sebagaimana dilansir Antara tidak menampik, Kabupaten Nunukan yang berada di tapal batas dijadikan jalur bagi kelompok radikalisme menuju Filipina melalui Malaysia.

Untuk menjaga wilayah kerjanya, Kodim 0911 Nunukan terus menjalin komunikasi dengan aparat kepolisian RI dan Malaysia terkait masalah terorisme atau radilkalisme tersebut.

Komunikasi yang dijalin dengan negara tetangga berhubungan saling tukar informasi.

"Memang saat ini kami waspadai terorisme dari negara tetangga Filipina yang bisa saja masuk ke Indonesia melalui Nunukan," beber Abdillah.

Letkol Abdillah mengatakan, selama ini pihaknya terus memantau kondisi di wilayah kerjanya sebagai antisipasi dijadikan celah bagi jaringan kelompok terorisme menyeberang ke Malaysia tujuan Filipina melalui jalur laut masuk ke Kabupaten Nunukan.

Tidak tertutup kemungkinan, pasca kekalahan kelompok ISIS di Pulau Marawi Filipina kelompoknya melarikan diri masuk Indonesia melalui Kabupaten Nunukan. Oleh karena itu, penjagaan dan pengawasan jalur perbatasan terus dipantau dan diawasi dengan seksama.

Hal ini pula berkaitan dengan penangkapan seorang warga Tasikmalaya, Jabar berinisial RN (25) yang masuk Jaringan Anshorut Daulah (JAD) diduga kelompok jaringan terorisme Filipina pada 31 Desember 2017 di Kelurahan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan.

Nunukan disebut rawan karena menjadi jalur keluar masuk atau persinggahan atau dijadikan pos bagi kelompok radikalisme yang hendak keluar atau masuk Indonesia.(*)

#ISIS #Jaringan Teroris #Radikalisme
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Wakapolri mengungkap pola baru terorisme dan ekstremisme yang kini berkembang melalui ruang digital. Polri juga menyoroti ratusan anak terpapar radikalisme di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Waspada! Paham Ekstremisme dan Terorisme Kini Menyebar Lewat Algoritma Digital
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Kapolda Metro Minta Pelajar Jadi Tangan Kanan Polisi Cegah Bully & Radikalisme di Sekolah
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri pun mengajak para pelajar untuk menjadi tangan kanannya bersama-sama polisi menjaga keamanan di Jakarta.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Kapolda Metro Minta Pelajar Jadi Tangan Kanan Polisi Cegah Bully & Radikalisme di Sekolah
Indonesia
Astaga! Isi Rumah Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Bikin Merinding, Ada Serbuk yang Diduga Jadi 'Kunci' Balas Dendam Perundungan
Uji Lab Puslabfor akan memastikan serbuk tersebut, sementara motif bullying santer jadi dugaan penyebab aksi ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Astaga! Isi Rumah Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Bikin Merinding, Ada Serbuk yang Diduga Jadi 'Kunci' Balas Dendam Perundungan
Bagikan