Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 05 Mei 2022
Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya

Waspada gejala hepatitis akut. (Foto: Unsplash/Bermix Studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BELAKANGAN ini sedang ramai perbincangan mengenai hepatitis akut misterius yang merenggut tiga pasien anak di Jakarta. Saat ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih melakukan investigasi mengenai penyebab hepatitis akut melalui pemeriksaan panel virus lengkap.

Langkah ini dilakukan karena dalam dua pekan terakhir Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika dan Asia, dan belum diketahui penyebabnya sejak 15 April 2022. Kewaspadaan tersebut meningkat, setelah tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta dengan dugaan Hepatitis Akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia.

Mengutip laman Alodokter, hepatitis adalah penyakit peradangan dan kelainan pada organ hati yang menyebabkan terganggunya fungsi hati. Kondisi ini dibagi menjadi dua jenis berdasarkan lamanya peradangan, yakni hepatitis akut dan hepatitis kronis.

Baca juga:

Orang Tua Diminta Waspadai Kasus Hepatitis Akut Pada Anak

Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya
Terapkan pola hidup sehat. (Foto: Unsplash/Vitalii Pavlyshynets)

Isiltah hepatitis akut digunakan untuk hepatitis yang sembuh dalam waktu kurang dari enam bulan. Bila peradangan terjadi lebih dari waktu tersebut. Maka penyakit ini tergolong kronis dan bisa menimbulkan masalah kesehatan lainnya, seperti kanker hati atau gagal hati.

Hepatitis akut sering kali tidak menimbulkan gejala. Celakanya ini yang menyebakan banyak masyarakat tidak menyadari bahwa dirinya mengalami gangguan fungsi hati. Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai seperti demam, kelelahan, rasa tidak enak badan, nafsu makan menurun, muntah, sakit perut, diare, urine berwarna lebih gelap, hingga feses berwarna pucat.

Selain disebabkan oleh virus, hepatitis juga bisa terjadi karena adanya kerusakan pada jaringan hati akibat kecanduan alkohol. Kondisi ini disebut dengan hepatitis alkoholik, dan biasanya ditandai dengan mual, rasa tidak enak badan, dan demam ringan.

Baca juga:

Jokowi Ungkap Isi Pembicaraan dengan Presiden Ukraina

Waspada Hepatitis Akut, Ini Gejalanya
Salah satu penyebabnya karena sering mengonsumsi minuman beralkohol. (Foto: Unsplash/Wil Stewart)

Konsumsi obat-obatan tertentu dalam dosis yang berlebihan juga dapat menyebabkan organ hati mengalami peradangan. Contoh obat-obatannya antara lain adalah paracetamol, aspirin, obat golongan sulfa, dan obat-obatan herbal.

Mengingat hepatitis akut bisa timbul tanpa gejala dan bisa berkembang menjadi hepatisis kronis. Maka penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan. Salah satunya dengan mendapatkan vaksin hepatitis. Sejauh ini, vaksin hepatitis yang tersedia adalah vaksin hepatitis A dan vaksin hepatitis B.

Hepatitis akut juga bisa dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan makanan, membatasi atau menghindari konsumsi minuman beralkohol, menghindari penyalahgunaan obat terlarang, dan menggunakan kondom saat berhubungan intim. (and)

Baca juga:

Cara Mudah Mencegah Hepatitis

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - 1 jam, 32 menit lalu
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan