Warisan Budaya Jadi Daya Tarik Turis Asing

Ana AmaliaAna Amalia - Rabu, 03 Februari 2016
Warisan Budaya Jadi Daya Tarik Turis Asing

Candi Borobudur Foto: MerahPutih/Ana Amalia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Kepala Dinas Pariwisata Aris Riyanta menjelaskan bahwa tidak semua objek wisata di Yogyakarta menjadi destinasi turis mancanegara (wisman). Menurutnya, dari sekian banyak jenis objek wisata, heritage merupakan jenis paling difavoritkan.

UNESCO memberi definisi `heritage` sebagai warisan (budaya) masa lalu, apa yang saat ini dijalani manusia, dan apa yang diteruskan kepada generasi mendatang. Pendek kata, `heritage` adalah sesuatu yang seharusnya diestafetkan dari generasi ke generasi, umumnya karena dikonotasikan mempunyai nilai sehingga patut dipertahankan atau dilestarikan keberadaannya.

"Kalau wisman itu masih banyak menyukai herritage. Kebanyakan wisman tadi melihat candi, keraton, (pemandian) taman sari, dan kota gede. Kemudian hal yang lainnya, hal atractionnya, seperti keramaian," kata Aris saat ditemui merahputih.com di ruang kerjanya, kantor Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (2/2).

Di luar objek jenis heritage, wisman hanya berkunjung di saat-saat tertentu. Misalnya, di saat ada acara kebudayaan khas di Yogyakarta. Selain itu, objek wisata lainnya hanya jadi pelengkap.

"Utamanya tadi ya herritage. Terkait hasil budaya, misalnya, Belanda kan banyak bangunan nenek moyangnya di Jogja," imbuhnya. (fre)

BACA JUGA:

  1. Pendap, Kuliner Khas Bengkulu Sukses Tembus Pasar Mancanegara
  2. Pencarian Meteor Desa Pelalo Bengkulu Dihentikan
  3. Dua Meteor Jatuh di Bengkulu dalam Semalam
  4. Danau Dendam Tak Sudah Pesona Tersembunyi dari Bengkulu
  5. Bareskrim Tetapkan Gubernur Bengkulu Sebagai Tersangka
#UNESCO #Wisata Indonesia #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Dari Rhoma Irama hingga Hipdut, Perjalanan Dangdut yang Terus Berevolusi
Menelusuri evolusi dangdut Indonesia dari orkes Melayu dan era Rhoma Irama, kemunculan koplo, hingga hipdut yang berkembang di era digital.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Dari Rhoma Irama hingga Hipdut, Perjalanan Dangdut yang Terus Berevolusi
Indonesia
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Indonesia mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO melalui nominasi bersama Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Proses penetapan ditargetkan pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Bagikan