Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura

Tari Zapin. (Foto: Dok. Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mengusulkan Tari Zapin sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Kemanusiaan UNESCO. Pengajuan ini dilakukan melalui Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) dengan target masuk dalam agenda persidangan penetapan UNESCO pada 2027.

Pengusulan Tari Zapin dilakukan melalui skema nominasi bersama (joint nomination) yang melibatkan empat negara serumpun Melayu di Asia Tenggara, yakni Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Kolaborasi lintas negara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelestarian warisan budaya Melayu sekaligus memperkenalkan kekayaan seni pertunjukan kawasan tersebut di tingkat global. Skema serupa juga pernah diterapkan dalam pengajuan Kebaya sebagai warisan budaya bersama.

Baca juga:

Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030

Tari Zapin Jadi Simbol Persaudaraan Melayu

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan bahwa pengajuan bersama Tari Zapin merupakan momentum penting untuk mempererat solidaritas kawasan dan menjaga warisan budaya leluhur.

Tari Zapin bukan sekadar seni gerak, melainkan simbol peradaban dan simpul pengikat persaudaraan masyarakat Melayu di kawasan Asia Tenggara. Melalui pengajuan bersama ini, kita menegaskan kembali komitmen untuk melestarikan identitas budaya serumpun di tingkat global,

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.

Menurut keterangan dalam pengajuan tersebut, Tari Zapin memiliki akar sejarah yang kuat, mencerminkan akulturasi budaya yang harmonis, serta mempertahankan keterikatan dengan tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam upaya mengangkat Tari Zapin sebagai warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga merepresentasikan identitas dan hubungan sosial masyarakat Melayu.

Baca juga:

3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO

Zapin Memiliki Beragam Nama di Indonesia

Di Indonesia, Tari Zapin berkembang dalam berbagai bentuk dan dikenal dengan sejumlah nama lokal, antara lain Zafin, Jepin, Japin, hingga Dana-Dani.

Keberagaman penyebutan tersebut memperlihatkan luasnya persebaran tradisi Zapin di berbagai lingkungan masyarakat. Meski memiliki variasi lokal, tari ini tetap menjadi bagian dari kekayaan seni pertunjukan yang diwariskan lintas generasi.

Karakter Tari Zapin tidak hanya terlihat melalui gerakan yang gemulai sekaligus tegas, tetapi juga melalui unsur budaya yang menyertainya. Tradisi ini terhubung dengan musik pengiring, lagu, serta pengetahuan dan praktik budaya yang terus diwariskan dalam kehidupan masyarakat.

Pengajuan UNESCO Mencakup Ekosistem Budaya Zapin

Pengusulan Tari Zapin ke UNESCO tidak terbatas pada gerakan tari semata. Berkas nominasi juga mencakup ekosistem budaya pendukungnya, mulai dari instrumen musik pengiring dan bait lagu hingga pengetahuan serta praktik yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Pendekatan tersebut menempatkan Tari Zapin sebagai tradisi budaya yang hidup, dengan unsur seni dan pengetahuan yang saling berkaitan. (Tka)

#Tari Zapin #UNESCO #Warisan Budaya Tak Benda #Kementerian Kebudayaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Indonesia mengusulkan Tari Zapin ke UNESCO melalui nominasi bersama Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura. Proses penetapan ditargetkan pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Indonesia Usulkan Tari Zapin ke UNESCO, Gandeng Malaysia, Brunei, dan Singapura
Indonesia
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
memperkuat kontribusi UNESCO dalam menghadapi tantangan global, Indonesia mengajukan tiga prioritas utama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Indonesia Dorong UNESCO Terapkan Tata Kelola AI Yang Etis dan Transparan
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Lifestyle
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Kemenbud terus memperhatikan berbagai bentuk ekspresi budaya yang berkembang di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kementerian Kebudayaan Kaji Penggunaan Sound Horeg setelah Insiden Jawa Timur
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030
Tekno
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
UNESCO menyoroti risiko terbesar AI di Indonesia bukan kebocoran data, melainkan potensi memperlebar kesenjangan sosial-ekonomi.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Februari 2026
Peringatan UNESCO: AI Perlebar Jarak Si Kaya dan Si Miskin di Indonesia
Lifestyle
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Kementerian Kebudayaan memperkenalkan Timurnesia sebagai genre musik baru Indonesia Timur untuk memperkuat identitas, ekosistem, dan pengakuan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Timurnesia, Genre Baru Musik Indonesia Timur Resmi Digaungkan Pemerintah
Indonesia
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Surat Keputusan Pelaksana Tugas Raja Keraton Surakarta dinilai mencederai hukum adat dan tatanan tradisi Keraton Surakarta Hadiningrat.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
PB XIV Purbaya Curhat ke Dasco, Nyatakan Keberatan atas SK Kemenbud dan Harapkan Persatuan Keraton Solo
Bagikan