Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Indonesia Terpilih Jadi Anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO 2026–2030

Arsip - Logo UNESCO. (REUTERS/Philippe Wojazer)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia terpilih sebagai anggota Komite Antarpemerintah Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030.

Dalam pernyataan pers Kementerian Luar Negeri RI, Indonesia memenangkan pemungutan suara di Paris.

Indonesia terpilih dalam Sidang Majelis Umum ke-11 Negara Pihak Konvensi 2003 UNESCO di Paris, mewakili Grup IV Asia-Pasifik bersama Jepang, Filipina, dan Kamboja dari enam kandidat.

Duta Besar RI untuk Prancis sekaligus Delegasi Tetap RI untuk UNESCO Mohamad Oemar mengatakan, kemenangan tersebut merupakan amanah besar yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Baca juga:

Indonesia Gelar Pameran Surat Kartini di Kantor Pusat UNESCO

Indonesia, tegas ia, berkomitmen pada periode 2026–2030 untuk mengawal kebijakan global pelindungan budaya, memperkuat implementasi Konvensi 2003, serta meningkatkan kapasitas komunitas lokal.

Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, I Gusti Agung Ketut Satrya Wibawa, mengatakan, posisi di komite akan dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan negara berkembang dalam pelestarian warisan budaya.

Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO merupakan badan beranggotakan 24 negara dari total 185 negara pihak Konvensi 2003 yang mengatur pelindungan warisan budaya tak benda global.

Komite bertugas mengevaluasi dan menetapkan unsur budaya ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda UNESCO serta menyusun pedoman kebijakan pelestarian budaya di tingkat internasional.

Melalui keanggotaan tersebut, Indonesia berkomitmen menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan berkontribusi sebagai pilar solidaritas, perdamaian, dan pembangunan berkelanjutan global.

Keberhasilan ini merupakan hasil diplomasi intensif oleh Delegasi Indonesia di Paris, Jakarta, dan berbagai perwakilan lain dengan dukungan sejumlah negara sahabat.

Kepercayaan internasional tersebut dinilai mencerminkan pengakuan atas komitmen Indonesia dalam melestarikan budaya secara berkelanjutan di tingkat global,

tulis Kemlu RI.
#UNESCO #Kemenlu #Kebudayaan Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Perjanjian tersebut mulai berlaku setelah Menteri Luar Negeri Sugiono menandatangani pakta perjanjian dengan ketiga negara.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Tekan Perjanjian Bebas Visa dengan 3 Negara
Indonesia
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Delegasi Indonesia juga akan memanfaatkan momentum Sidang Majelis Umum PBB tahun ini untuk meluncurkan kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk periode 2029—2030.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Menlu Sugiono Bakal Sampaikan Pernyataan Nasional di Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melalui pernyataan yang ditulisnya dalam buku duka cita saat berkunjung ke Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta, Selasa (1/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Menlu Datangi Kedubes Norwegia, Indonesia Secara Resmi Sampaikan Belasungkawa Kematian Raja Harald V
Indonesia
DPR Soroti Tawaran Kerja Bergaji Tinggi di Wilayah Konflik, Diduga Pintu Perekrutan WNI Jadi Tentara Rusia
Modus semacam itu berpotensi membuat calon pekerja tidak memahami secara utuh risiko yang akan mereka hadapi, termasuk kemungkinan terlibat dalam militer.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
DPR Soroti Tawaran Kerja Bergaji Tinggi di Wilayah Konflik, Diduga Pintu Perekrutan WNI Jadi Tentara Rusia
Indonesia
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Prioritas utama pemerintah pada fase tanggap darurat, mengamankan dan mengidentifikasi objek-objek budaya yang tersisa serta melakukan upaya penyelamatan fisik dan non-fisik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Tidak Tinggal Diam, Pemerintah Siapkan Pemulihan Kawasan Desa Adat Sade Yang Hangus Terbakar
Indonesia
Menlu RRT Wang Yi Tiba di Jakarta, Bahas Penguatan Kerja Bama Bidang Politik
Menlu Sugiono bersama Menlu Wang Yi dijadwalkan akan memimpin pertemuan pertama Dialog Strategis Komprehensif (CSD) Indonesia-RTT.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Menlu RRT Wang Yi Tiba di Jakarta, Bahas Penguatan Kerja Bama Bidang Politik
Indonesia
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Kemenlu RI menegaskan penanganan gempa NTT masih bisa dilakukan dengan kapasitas nasional, belum butuh bantuan dari asing.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Indonesia Masih Sanggup, Kemenlu Tegaskan Belum Perlu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
Indonesia
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
7 ABK WNI di Kapal MV Star Janet alami keterlambatan gaji setelah kapal rusak di Zhuhai, China.
Wisnu Cipto - Rabu, 12 Agustus 2026
Gaji 7 ABK WNI Kapal China MV Star Janet Telat Bayar, Lobi-Lobi Kemenlu Berbuah Hasil
Bagikan