Warga Tolak Bangunan Liar di Tanah Pertamina Bekas Kebakaran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 Maret 2023
Warga Tolak Bangunan Liar di Tanah Pertamina Bekas Kebakaran

Lokasi bekas kebakaran di Petojo Selatan. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah warga RW 02, 03, dan RW 04 Petojo Selatan, Jakarta Pusat menggelar aksi di depan Kantor Kelurahan Petojo Selatan pada Senin (13/3).

Unjuk rasa ini sebagai bentuk penyampaian aspirasi penolakan dibangun kembali bangunan liar di lokasi bekas kebakaran, Petojo Selatan, beberapa waktu lalu, diduga milik Pertamina.

Penolakan itu dilakukan, karena warga sangat khawatir kebakaran kembali terulang yang mengancam jiwa dan keluarga.

Baca Juga:

Pertamina Berikan Uang Kontrakan bagi Korban Kebakaran Depo Plumpang

Dirunut tanah tersebut dalam surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 92/KMK.06/2018 tentang penetapan status eks Pertamina sebagai barang milik negara.

Di kantor Kelurahan Petojo Selatan, terlihat para warga membawa spanduk yang bertuliskan "Kami Warga RW 02, RW 03, RW 04 Menolak Keras Adanya Pemukiman Liar Yang Ada di Tanah PT. PERTAMINA".

Salah satu warga mengatakan bahwa pihaknya dengan tegas menolak pemukiman liar di tanah tersebut. Ia pun meminta Lurah Petojo Selatan Rahmad Hidayat untuk segera membebaskan pemukiman liar yang diduga punya PT Pertamina.

"Saya tekankan bahwa saya menolak dengan tegas pemukiman liar di kawasan kami," tegasnya.

Sejumlah warga Petojo Selatan, Jakarta Pusat menggelar aksi di depan Kantor Kelurahan Petojo Selatan pada Senin (13/3). (Foto: MP/Asropih)
Sejumlah warga Petojo Selatan, Jakarta Pusat menggelar aksi di depan Kantor Kelurahan Petojo Selatan pada Senin (13/3). (Foto: MP/Asropih)

Warga juga mengatakan bahwa pihaknya lebih mendukung tanah tersebut untuk dijadikan tempat yang lebih bermanfaat ketimbang pemukiman liar yang merugikan warga jika ada insiden kebakaran seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Saya ingin Pak Lurah menyampaikan ke Pemprov DKI untuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) atau gelanggang olahraga. Ya pokoknya yang bermanfaat buat warga lah," tegasnya.

Ia pula mengaku bingung dengan pemerintah membiarkan bangunan bedeng yang kerap kebakaran. Harusnya sebagai lembaga negara menjaga untuk dijadikan lokasi yang lebih bermanfaat.

"Saya ingin Pak Lurah menyampaikan ke camat, wali kota dan bahkan Pemprov DKI untuk membangun Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) atau gelanggang olahraga. Ya pokoknya yang bermanfaat buat warga lah," tegasnya.

Baca Juga:

DPRD Minta Dukcapil Jemput Bola Urus Administrasi Warga Korban Depo Pertamina

Warga yang tak mau disebutkan namanya ini menduga, ada oknum yang bermain dalam pendirian bangunan liar di tanah itu.

Menurut dia, lahan yang luas sekitar 1 hektare itu harus bersih dari bangunan liar.

Sejauh ini yang dia ketahui, sudah dua kali kejadian kebakaran di lokasi bangunan bedeng-bedeng liar di kawasan Petojo Selatan. Kejadian kebakaran pertama terjadi sekitar tahun 2018 dan baru-baru ini tahun 2023.

Sementara itu, Lurah Petojo Selatan Rahmad Hidayat mengatakan, pihak akan menampung aspirasi warga yang menolak dibangun kembali bedeng-bedeng liar yang mengancam jiwa rakyat.

Dalam pertemuan tadi, dirinya akan menindaklanjuti ke pihak camat dan Wali kota mengenai permintaan warga ini. Waktu dekat ini aspirasi warga bakal dikirimkan ke camat dan wali kota.

"Nanti surat dibuat dulu, setelah itu dikirim ke camat dan wali kota. Dalam dekat ini diarahkan ke camat dan wali kota," tuturnya. (Asp)

Baca Juga:

Anggota DPR Sebut Relokasi Depo Pertamina Plumpang Kental Nuansa Politiknya

#Pertamina #Demonstrasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Gelombang protes biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan dan penjarahan. Toko mewah, supermarket, hingga Apple Store menjadi sasaran massa.
Frengky Aruan - 1 jam, 29 menit lalu
Prancis Memanas! Protes Biaya Hidup Berujung Penjarahan, Toko Mewah hingga Apple Store Jadi Sasaran
Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Berita
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Ganjil genap pembelian Pertalite di Bali berlaku 17–19 Oktober 2026. Simak jadwal pelat nomor, batas pembelian mobil dan motor, serta stok BBM.
ImanK - Sabtu, 17 Oktober 2026
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Indonesia
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Upaya percepatan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Indonesia
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Penguraian antrean BBM tersebut juga didukung oleh penguatan pasokan melalui jalur laut yang tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Indonesia
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Stok Pertalite kini menurun jadi 16 hingga 18 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Indonesia
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meminta polisi menindak tegas penimbun BBM di Bali. Hal itu menyusul langkanya BBM di daerah tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Bagikan