Warga Natuna Dipuji Mau Terima Ratusan WNI Korban Evakuasi Corona

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 16 Februari 2020
Warga Natuna Dipuji Mau Terima Ratusan WNI Korban Evakuasi Corona

Kepala BNPB Doni Monardo (kiri) saat meninjau pintu air Manggarai, Jakarta, Kamis (2/1). (FOTO ANTARA/Indriani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo menyebut masyarakat Natuna, Kepulauan Riau (Kepri), ramah dan baik hati sehingga menyelamatkan bangsa.

Warga Natuna juga diapresiasi lantaran mau menerima keberadaan ratusan WNI yang dievakuasi dari Wuhan karena virus corona.

Baca Juga:

Warga Tiongkok Terpapar Virus Corona Sepulang dari Bali, Pemerintah Lakukan Penyelidikan

“Hari ini kita memberi apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah daerah yang telah bekerja keras, telah saling membantu, saling bekerja sama, baik dari pusat maupun daerah, dan dibantu TNI/Polri,” ucap Doni dalam keterangannya, Minggu (16/2).

Doni juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran media massa yang telah berperan luar biasa dalam memberikan informasi yang seimbang kepada publik. Media ikut menjelaskan bahwa pilihan terbaik untuk observasi di Indonesia adalah di Natuna.

“Sehingga, kesalahpahaman tentang bagaimana proses pemulangan warga negara kita dari Hubei dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Natuna,”kata Doni.

Virus corona (Ant)
Gambar antisipasi virus corona (Ant)

Korban meninggal dari epidemi virus Corona Tiongkok telah melebihi angka 1.600 pada Minggu (16/2). Jumlah itu menyusul laporan korban meninggal terbaru dari Provinsi Hubei, pusat epidemi, yang mencapai 139 jiwa.

Dalam update harian, Komisi Kesehatan Provinsi Hubei juga melaporkan 1.843 kasus infeksi terbaru. Ini adalah untuk ketiga kalinya berturut-turut angka infeksi terbaru menunjukkan grafik penurunan.

Setidaknya 1.662 orang telah meninggal dari wabah yang pertama kali muncul di Ibu Kota Hubei, Wuhan, pada bulan Desember dan dengan cepat berubah menjadi epidemi nasional. Lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi, dengan sebagian besar kematian terjadi di Hubei.

Baca Juga:

Waduh! 89 Warga Asing Ditolak Masuk Bali

Provinsi ini menambahkan lebih dari 14.000 kasus baru dalam satu hari minggu ini setelah pejabat kesehatan mengubah kriteria mereka yang terifeksi untuk menghitung kasus dengan memasukkan orang yang secara klinis didiagnosis melalui pencitraan paru, di samping mereka dengan hasil tes laboratorium menunjukkan hasil positif.

Revisi ini menambahkan hampir 15.000 pasien untuk penghitungan Hubei pada hari Kamis, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus akan kembali minggu itu dihitung surut. (Knu)

#BNPB #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
BNPB menetapkan bantuan rumah korban gempa NTT sebesar Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta rusak sedang, dan Rp 70 juta rusak berat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
BNPB Tetapkan Bantuan Korban Gempa NTT, Rumah Rusak Berat Dapat Rp 70 Juta
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
Indonesia
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menjalankan empat strategi utama sebagai antisipasi terhadap kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Indonesia
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Wisata Bromo tutup total gara-gara kebakaran hutan (karhutla) Jatim yang masih berlanjut. Cek update kondisi terkini titik api di Bromo, Semeru, dan Argopuro di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 14 September 2026
Update Kebakaran Hutan di Bromo, Semeru, dan Wilayah Jawa Timur Lainnya, Asap Masih Mengepul
Indonesia
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Inspeksi maraton mencakup wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, hingga Kota Cilegon dengan mengacu pada indikator standar internasional Tsunami Ready.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Inspeksi Pesisir Banten, Alat Deteksi Dini Tsunami Tanjung Lesung Masih Rusak
Indonesia
Anggaran Bencana Bisa Ditambah Tanpa Batas, Purbaya Ungkap Dana BNPB Hampir Rp 1 Triliun
Pemerintah memastikan anggaran penanganan bencana dapat ditambah sesuai kebutuhan. BNPB saat ini memiliki dana hampir Rp 1 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Anggaran Bencana Bisa Ditambah Tanpa Batas, Purbaya Ungkap Dana BNPB Hampir Rp 1 Triliun
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
BNPB menyebut abu vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung bergerak ke Laut Hindia. Lampung, Banten, Jawa Barat hingga Jakarta lebih kondusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Bagikan