Warga Minta 8 Polsek di Kabupaten Tangerang Segera Ditarik ke Polda Banten

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Kamis, 19 Januari 2017
Warga Minta 8 Polsek di Kabupaten Tangerang Segera Ditarik ke Polda Banten

Kapolda Banten saat berkunjung ke Kabupaten Tangerang. (MP/Widi Hatmoko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Temui tokoh pemuda dan ulama di Kabupaten Tangerang, Kamis (19/1), Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo diminta untuk manarik 8 Polsek di Kabupaten Tangerang yang saat ini masih bergabung di wilayah hukum Polda Metro Jaya ke Polda Banten.

Delapan Polsek yang saat ini masih di bawah kendali Polda Metro Jaya adalah Polsek Pakuhaji, Polsek Teluknaga, Polsek Sepatan, Polsek Curug, Polsek Legok, Polsek Kelapa Dua, Polsek Pagedangan dan Polsek Cisauk. Untuk Polsek Pakuhaji, Polsek Teluknaga dan Polsek Sepatan di berada di wilayah Hukum Polres Metro Kota Tangerang. Sedangkan Polsek Curug, Polsek Legok, Polsek Kelapa Dua, Polsek Pagedangan dan Polsek Cisauk berada di wilayah hukum Polres Kota Tangerang Selatan.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tangerang Khoirun Huda mengungkapkan, dipecahnya wilayah hukum Polresta Tangerang menjadi dua bagian wilayah hukum Polda, yaitu Polda Banten dan Polda Metro Jaya ini sangat membingungkan masyarakat ketika membutuhkan pelayanan. Terutama pada saat terjadi aksi unjuk rasa.

"Seperti ketika ada aksi buruh di bawah kolong tol Bitung, kita sudah melakukan koordinasi ke Polresta Tangerang(Polda Banten-red), tetapi ternyata itu domainnya Polres Tangerang yang berada di bawah naungan Polda Metro Jaya. Padahal, secara koordinasi lebih dekat ke Polresta Tangerang, dan wilayahnya juga masih sama-sama di wilayah Kabupaten Tangerang. Jadi membingungkan," ujar Khoirun Huda kepada merahputih.com.

Untuk itu, agar masyarakat Kabupaten Tangerang lebih mudah dalam melakukan koordinasi dan mendapatkan pelayanan, yang berkaitan dengan keamanan, delapan Polsek di wilayah Kabupaten Tangerang yang saat ini masih di bawah kendali Polda Metro Jaya segera ditarik ke Polda Banten.

"Permintaan kita kepada Pak Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo ya itu, pokoknya delapan polsek yang saat ini masih di bawah kendali Polda Metro Jaya segera diambilalih oleh Polda Banten," tandasnya.

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, permintaan untuk bergabung ke Polda Banten tidak hanya datang dari warga Kabupaten Tangerang, tapi juga dari warga Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel). "Kalau memang permintaan masyarakat, tentu saja ini akan kita upayakan," kata Listyo Sigit Prabowo.

#Kapolda Banten #Polres Tangsel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Beda Versi Sama Bareskrim, Kapolres Tangsel Bilang Anak Buahnya Kasat Narkoba Bukan Ditangkap
Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo menegaskan Kasat Narkoba AKP Pardiman tidak terlibat kasus narkoba, hanya menjadi saksi di Bareskrim. Meski begitu, ia diperiksa Propam Polda Metro Jaya terkait fungsi pengawasan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 Juli 2026
Beda Versi Sama Bareskrim, Kapolres Tangsel Bilang Anak Buahnya Kasat Narkoba Bukan Ditangkap
Indonesia
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Tujuh anggota Polres Tangsel diperiksa Bareskrim. Namun, Wakapolres Tangsel belum menerima informasi lengkap.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
7 Anggota Polres Tangsel Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Belum Terima Informasi Lengkap
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Anggota, ini Dugaan Kasusnya
Kasat Narkoba Polres Tangsel ditangkap Bareskrim Polri. Ia ditangkap bersama tujuh anggota lainnya.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Bareskrim Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Anggota, ini Dugaan Kasusnya
Indonesia
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Penyidik Polres Tangsel telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Indonesia
Ledakan Hebat di Pamulang: Tak Ada Korban Tewas, 7 Orang Jalani Perawatan di Rumah Sakit
Ledakan hebat di Pamulang terjadi pada Jumat (12/9) dini hari WIB. Tidak ada korban tewas dalam kejadian tersebut. Namun, tujuh orang menjalani perawatan di rumah sakit.
Soffi Amira - Jumat, 12 September 2025
Ledakan Hebat di Pamulang: Tak Ada Korban Tewas, 7 Orang Jalani Perawatan di Rumah Sakit
Berita
Aniaya Pramugari, Polres Tangsel Tetapkan Pilot sebagai Tersangka
Polres Tangsel menetapkan seorang pilot sebagai tersangka penganiayaan pramugari.
Soffi Amira - Minggu, 16 Juni 2024
Aniaya Pramugari, Polres Tangsel Tetapkan Pilot sebagai Tersangka
Indonesia
Pimpinan MPR Tegaskan Pembubaran Doa Rosario di Tangsel Bertentangan dengan UU
Ayat 2 Pasal 29 UUD NRI 45 itu bahkan menegaskan bahwa negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 11 Mei 2024
Pimpinan MPR Tegaskan Pembubaran Doa Rosario di Tangsel Bertentangan dengan UU
Indonesia
Insiden Pembubaran Doa Rosario di Tangsel, Kelompok Pemuda Lintas Agama: Nodai Kerukunan Beragama
Soal insiden pembubaran doa Rosario mendapat kecaman dari Kelompok Pemuda Katolik Tangerang Selatan.
Soffi Amira - Jumat, 10 Mei 2024
Insiden Pembubaran Doa Rosario di Tangsel, Kelompok Pemuda Lintas Agama: Nodai Kerukunan Beragama
Bagikan