Warga Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Diikat di Bagian Belakang Sepeda Motor

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 30 Oktober 2020
Warga Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Diikat di Bagian Belakang Sepeda Motor

Warga Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali membawa jenazah ibunya dengan cara mengikatnya di belakang sepeda motor, Kamis (29/10). (MP/Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Warga Boyolali, Jawa Tengah, digegerkan dengan video viral pengendara sepeda motor membawa jenazah ibunya yang sudah meninggal dunia terbungkus kain jarik di atas bronjong (keranjang), Kamis (29/10).

Dalam video berdurasi 48 detik ini terekam jelas oleh penumpang mobil, saat orang yang membawa jenazah itu berhenti di trafight light perempatan di Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam video terdengar percakapan seorang perempuan yang merekam kejadian itu di dalam mobil. "Iki ngowo opo coba (ini membawa apa ya)? Kok medeni banget lho (ini sangat menakutkan sih). Daerah Simo," ucap perempuan dalam percakapan di video, yang viral di media sosial (medsos)

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Sebarkan Gambar dan Video di WhatsApp Data Pribadi Dicuri

Dimintai konfirmasi, Kapolsek Simo, AKP Sunoto membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan pengangkut jenazah itu bernama Sutejo (50). Sedangkan, jenazah yang diangkut bernama Ginem Suharti (80) warga Kecamatan Banyudono, Kecamatan Boyolali.

"Jadi itu kejadian sebenarnya adalah anak (Sutejo) membawa jenazah ibunya (Suharti) untuk dimakamkan sendiri di TPU (Tempat Pemakaman Umum) di desa Wilayah Kecamatan Simo, Boyolali," ujar Sunoto, Jumat (30/10).

Warga Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali membawa jenazah ibunya dengan cara mengikatnya di belakang sepeda motor, Kamis (29/10). (MP/Istimewa)

Ia mengatakan anak yang membawa jenazah ibu kandungnya yang telah meninggal dunia karena menua itu diduga punya riwayat gangguan jiwa. Karena warga curiga kemudian ditolong, disucikan, dan dimakamkan secara layak.

"Jenazah itu diambil dia (Sutejo) di rumah duka Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono untuk dibawa ke Dukuh Selorejo, Desa Kedunglengkong, Kecamatan Simo," katanya.

Hasil pengecekan, Suharti meninggal karena menua dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Selanjutnya, jenazah dimandikan serta dimakamkan secara layak di TPU di Dukuh Sucen Timur, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, pukul 13.00 WIB.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Sekjen Kemenkes Ajak Masyarakat Berdiskusi soal COVID Lewat Grup WA

"Masalah ini telah diselesaikan secara kekeluargaan," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

#Jenazah #Boyolali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Satreskrim Polres Boyolali masih menyelidiki identitas dan keberadaan terduga pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Pemuda 23 Tukang Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali
Indonesia
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Jenazah langsung dibawa ke kediaman almarhum di Kampung Pagedongan, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Pandeglang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Jenazah ABK Kapal Ditumpangi Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dijemput Bupati di Bandara Soekarno Hatta
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Siswa merasa badannya tidak enak pada Kamis sore dan berlanjut hingga Jumat pagi.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Puluhan Siswa SMPN 6 Boyolali Keracunan Massal setelah Santap MBG
Indonesia
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Berdasarkan hasil identifikasi, naskah-naskah tersebut ada yang ditulis pada 1917, 1918, 1939 hingga 1950-an.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Boyolali, Memuat Cerita hingga Wawasan Keilmuan
Indonesia
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Ibrahim Al Abrar, siswa kelas 6 SD asal Boyolali, mendapat apresiasi NASA dan tiket pendidikan Siber & Sandi dari BSSN setelah menemukan celah keamanan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Baru Kelas 6 SD, Bocah Boyolali Ini Temukan Celah Keamanan NASA hingga Dapat Tiket Pendidikan BSSN
Tradisi
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Struktur stupa diperkirakan berasal dari era klasik Buddha abad ke-8 hingga ke-10 Masehi dengan ragam hias flora.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Arkeolog Prediksi Temuan Stupa di Proyek Jalan Boyolali dari Era Klasik Buddha Abad ke-8
Indonesia
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
“Struktur benda yang ditemukan berbentuk seperti lonceng. Dari corak yang terlihat, diduga objek ini peninggalan era Buddha."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Temuan Stupa di Boyolali, Balai Pelestarian Kebudayaan Lakukan Kajian Termasuk untuk Memperkirakan Usia
Indonesia
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Tim Ahli Pendaftaran Cagar Budaya, Farid Burhanuddin, membenarkan temuan itu.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Bikin Geger, Warga Desa Nepen Boyolali Jelaskan Penemuan Stupa saat Buka Akses Jalan
Indonesia
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Polres Boyolali membongkar kasus penipuan proyek Koperasi Merah Putih. Total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Polisi Bongkar Kasus Penipuan Koperasi Merah Putih di Boyolali, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar
Indonesia
Polisi Masih Identifikasi 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Keluarga Diminta Segera Melapor
Polisi masih mengindentifikasi 10 jenazah korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Keluarga pun diminta segera melapor.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Polisi Masih Identifikasi 10 Jenazah Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Keluarga Diminta Segera Melapor
Bagikan