Warga Biasa Menyebut Bunga Amarilis Si Perusak Tanah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 30 November 2015
Warga Biasa Menyebut Bunga Amarilis Si Perusak Tanah

(Foto: LINE ID @Yogyakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
MerahPutih Peristiwa - Pemilik kebun bunga amarilis Taman Puspa Pathuk Sukadi menjelaskan telah menanam bunga yang mekar satu tahun sekali itu sejak tahun 2002. Berawal dari kecintaannya terhadap bunga hias, ia menanam di lahan pribadi.
 
"Tanaman ini sebenarnya bukan tanaman hias. Semacam gulma itu lho yang ngerusak tanah. Tapi saya lihat kok bunganya bagus. Akhirnya saya pun berinisiatif untuk menanam sedikit demi sedikit dibantu istri," papar Sukadi saat ditemui merahputih.com, di Taman Bunga Puspa Pathuk, Pathuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Senin (30/11).
 
Bapak rumah tangga yang sehari-hari berjualan mainan di Pasar Piyungan ini menjelaskan, dirinya selalu menyisihkan penghasilan setiap hari untuk membeli bibit bunga amarilis atau yang dikenal dalam bahasa Jawa brambang procot. Kini, bunga amarilis memenuhi lahan seluas dua ribu meter persegi miliknya.
 
"Tahun lalu saya mendapatkan bantuan bibit dua ton dari Pak Camat. Ke depan, kecamatan akan membantu menambah lahan penyemaian seluas seribu meter persegi," jelasnya.
 
Taman Bunga Puspa Indah terletak di Padukuhan Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul. Sejak booming seminggu lalu, pengunjung berdatangan setiap hari untuk mengabadikan keindahan kebun bunga amarilis yang hanya mekar di bulan Desember ini.  Kebun bunga amarilis Sukadi semakin dikenal masyarakat ketika netizen melalui media sosial mengecam anak-anak muda yang berswafoto atau ber-selfie ria di antara bunga-bunga amarilis hingga berantakan. (fre)
 
BACA JUGA:
#Wisata Yogyakarta #Bunga Rusak #Yogyakarta #Bunga Amarilis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Bagikan