Warga Berebut 5.000 Kue Keranjang Grebeg Sudiro Imlek di Solo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 16 Februari 2026
Warga Berebut 5.000 Kue Keranjang Grebeg Sudiro Imlek di Solo

Warga antusias mengikuti event Grebeg Sudiro Imlek. (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perhelatan tahunan Grebeg Sudiro kembali digelar di kawasan Pasar Gede, Solo, Minggu (16/2). Ribuan warga tumpah ruah memenuhi jalanan untuk menyaksikan pesta rakyat yang menjadi simbol akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa.

Acara yang masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ini menampilkan berbagai atraksi, mulai dari sendratari, barongsai, hingga kirab budaya. Puncak acara ditandai dengan perebutan 5.000 kue keranjang, yang menjadi ikon Grebeg Sudiro sejak pertama kali digelar pada 2007.

Baca juga:

Apa Bedanya Imlek dan Sincia? ini Penjelasan Makna dan Penggunaannya dalam Tradisi Tionghoa

Efek Ekonomi

Data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Grebeg Sudiro tahun lalu berhasil menarik lebih dari 50 ribu pengunjung dan memberikan dampak ekonomi lokal dengan peningkatan omzet pedagang sekitar Pasar Gede hingga 40%. Tahun ini, jumlah pengunjung diperkirakan lebih besar karena adanya partisipasi internasional.

“Grebeg Sudiro senantiasa konsisten dalam mengembangkan kegiatan yang bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga merawat kebersamaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi menengah,” ujar Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani.

Warga antusias mengikuti event Grebeg Sudiro Imlek. (Merahputih.com/Ismail)
Warga antusias mengikuti event Grebeg Sudiro Imlek. (Merahputih.com/Ismail)

Kirab Budaya Meriah, Peserta dari 12 Negara

Kirab budaya menjadi salah satu daya tarik utama. Tahun ini, tercatat 50 kelompok kirab dari Solo, Soloraya, hingga Semarang ikut serta. Lebih istimewa lagi, acara dimeriahkan oleh peserta dari 12 negara yang mengenakan atribut khas masing-masing, memperlihatkan keberagaman budaya dunia.

Direktur Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Kementerian Kebudayaan, Sjamsul Hadi, menegaskan bahwa Grebeg Sudiro adalah wujud nyata kebersamaan dalam keberagaman.

Baca juga:

4 Shio yang Paling Beruntung Imlek 2026, Karier dan Keuangan Diprediksi Melejit!

“Bukan hanya pesan dari acara yang menunjukkan adanya kebersamaan dan keberagaman. Proses digelarnya pun merupakan wujud gotong royong yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang budaya, Grebeg Sudiro juga memperkuat citra Solo sebagai kota heritage. Kehadiran wisatawan mancanegara menunjukkan bahwa festival ini memiliki daya tarik global, sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia. (Ismail/Jawa Tengah)

#Imlek #Solo #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan