Wapres Datangi Palu Pantau Progres Pemulihan Pascabencana Tsunami

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Januari 2022
Wapres Datangi Palu Pantau Progres Pemulihan Pascabencana Tsunami

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (6/1) dan Jumat (7/1).

Kunjungan kerja dalam dua hari ini, Wapres bakal meninjau progres pemulihan pascabencana alam atau tsunami, serta memimpin rapat tentang pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Baca Juga:

630 Hunian Tetap Bagi Korban Tsunami Palu Telah Rampung

Wapres dan rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis, pukul 08.00 WIB, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU.

Setibanya di Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufrie, Palu, Wapres disambut oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompida) Provinsi Sulteng.

Agenda hari pertama Wapres di Palu langsung memimpin rapat penuntasan pemulihan pascabencana Sulteng di Kantor Gubernur Sulteng bersama dengan jajaran Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah.

Usai rapat, Wapres menuju ke lokasi hunian tetap (huntap) Tondo I dan huntap Tondo II untuk meninjau kondisi hunian masyarakat terdampak gempa bumi, likuefaksi dan tsunami pada September 2018.

Hunian Tetap bagi korban bencana alam. (Foto: Kementerian PUPR)
Hunian Tetap bagi korban bencana alam. (Foto: Kementerian PUPR)

Selanjutnya, Wapres akan mengunjungi Pondok Pesantren Al Khairaat di Palu Barat untuk bersilaturahmi dengan para pengurus dan santri.

Di hari kedua, Jumat (7/1), Wapres diagendakan memimpin rapat sosialisasi Mal Pelayanan Publik (MPP) dan pemberdayaan UMKM di Kantor Gubernur Sulteng. Setelah rapat, Wapres akan meninjau pameran UMKM di lokasi yang sama.

Wapres kemudian dijadwalkan kembali ke Jakarta usai melakukan ibadah Sholat Jumat di Masjid Al Mujahiddin di Kantor Gubernur Sulteng. (Knu)

Baca Juga:

Teknologi Canggih KRI TNI-AL Pecahkan Misteri Kedahsyatan Tsunami Palu

#Wapres Ma'ruf Amin #Bencana Alam #Tsunami #Tsunami Palu #Wakil Presiden
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Tinggi Gunung Anak Krakatau capai 150 meter usai erupsi September 2026, namun dipastikan aman dari potensi tsunami.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Tinggi Anak Krakatau Capai 150 M Setelah Erupsi, PVMBG Jamin Longsor Tidak Picu Tsunami
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Bagikan