Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Perayaan Seba 2026, Warga Badui Jaga 47 Gunung di Banten

Ribuan masyarakat Badui merayakan ritual Seba bersama Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki di Gedung Pendopo Pemkab Lebak. ANTARA/Mansyur

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perayaan Seba 2026 dihadiri 1.525 orang terdiri dari Badui Luar dan Badui Dalam untuk mengunjungi Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki dan Gubernur Banten Andra Soni, Sabtu (25/4).

Masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten diklaim hingga kini konsisten menjaga alam untuk mencegah bencana ekologis yang bisa menimbulkan kerusakan ekosistem hingga menimbulkan korban jiwa.

"Sejak dulu hingga sekarang kita menjaga alam dan hutan tutupan untuk kelanjutan kehidupan manusia," kata Tetua Adat Badui Tangtu Tanggungan 12 Saidi Yunior dalam keterangan perayaan Seba 2026 di Rangkasbitung, Lebak.

Permukiman hak tanah ulayat Badui seluas 5.200 hektare merupakan kawasan hulu di Provinsi Banten dengan memiliki puluhan aliran sungai.

Baca juga:

Larangan Masuk Badui Dalam untuk Wisman Resmi Diberlakukan Demi Menjaga Kesakralan Rumah Lembaga Adat

Karena itu, kawasan hak tanah ulayat adat harus terjaga dengan baik dan lestari serta hijau, sehingga kondisi air di sejumlah aliran sungai bersih dan jernih.

Begitu juga kondisi habitat alam dan hutan larangan atau hutan tutupan tetap hijau dan tidak menimbulkan kerusakan.

Sebab, jika kawasan alam dan hutan itu rusak dipastikan akan terjadi bencana ekologis. Bahkan, bencana tersebut bisa menimbulkan kerusakan hingga ke wilayah Banten.

Masyarakat Badui, juga menjaga 47 gunung yang ada di Provinsi Banten agar tidak dirusak maupun beralih fungsi menjadi kawasan industri untuk kepentingan hidup di dunia.

Sebab, jika gunung tersebut kondisinya rusak dipastikan serapan pasokan air berkurang, bahkan bisa krisis air juga menimbulkan bencana alam.

"Kita sebagai masyarakat adat diberikan amanah leluhur untuk menjaganya agar alam dan hutan tetap hijau dan memberikan kehidupan bagi manusia, terlebih Badui merupakan kawasan hulu Banten," kata Saidi.

Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki mengatakan, masyarakat Badui patut diapresiasi dengan menjaga keseimbangan alam, sehingga dapat mencegah potensi bencana alam.

Masyarakat Badui sangat penting untuk menjaga alam, karena kerusakan hutan dan alam dampaknya mengakibatkan kerusakan habitat dan ekosistem binatang dan manusia.

"Kami sebagai aparat pemerintah tentu melindungi semua alam dan hutan agar tidak dijadikan pertambangan, karena berdampak terhadap kehidupan manusia," kata Hasbi.

#Suku Badui #Banten #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Operasi pencarian melibatkan Basarnas Pandeglang, Basarnas Banten, Posal Labuhan, serta jajaran Polsek dan Polres Pandeglang.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Pencarian Dilanjutkan Rabu (9/9)
Indonesia
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Salah seorang jurnalis, kata Amrad, sempat berkomunikasi dengan jurnalis di Lampung sekitar pukul 14.42 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
5 Jurnalis Hilang Kontak saat Meliput Gunung Anak Krakatau, Tim SAR Lakukan Pencarian
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Indonesia
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Prabowo menyiapkan KRI Gajah Mada dari hibah Angkatan Laut Italia sebagai kapal induk helikopter yang mampu menampung 10 helikopter untuk penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Prabowo Siapkan KRI Gajah Mada, Bisa Tampung 10 Helikopter untuk Hadapi Karhutla
Bagikan