Wamen Immanuel Ebenezer Dikabarkan Ditangkap KPK karena Peras Perusahaan, Kemnaker Tunggu Info dari KPK
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan (Noel) mendampingi korban penahanan ijazah oleh PT Duta Palma, Hebben Tarnando untuk memenuhi panggilan di Polres Metro Jakarta Selatan (Polres
MerahPutih.com - Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) masih menunggu informasi terkait langkah KPK menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel.
Karo Humas Kemnaker, Sunardi Sinaga menyebut pihaknya masih menunggu perkembangan kasus ini dari KPK.
"Saat ini sedang memonitor dan menunggu perkembangan dari KPK," kata dia kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/8).
Dia juga belum bisa memberikan pernyataan lebih lanjut soal penangkapan menggegerkan itu.
"Kami belum bisa memberikan informasi," tutup dia.
Baca juga:
OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer: KPK Amankan Uang, Puluhan Mobil, dan Motor Ducati
Wamenaker Immanuel Ebenezer Kena OTT KPK
Wamenaker Immanuel Ebenezer Sudah Diamankan di Gedung KPK, OTT Dilakukan Rabu (20/8) Malam
Sekedar informasi, Noel terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.
OTT terhadap Ketua Relawan Prabowo Mania itu terkait dugaan pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan yang mengurus sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar
OTT Pegawai Kanwil Pajak Jakut Terkait Modus Pengaturan Pajak Pertambangan
DJP Bakal Pecat Pegawai Pajak yang Terjaring OTT KPK di Jakarta Utara
Jubir KPK Budi Prasetyo Benarkan KPK OTT Delapan Orang dalam Kasus Suap Pajak
KPK Tangkap 8 Orang dalam OTT di Kanwil Pajak Jakarta Utara
Mantan Penyidik Soroti Hubungan KPK dan Kejaksaan Berpotensi Memanas, Publik yang akan Dirugikan
KPK Bongkar Dugaan Pemerasan di Kejari Hulu Sungai Utara, 15 Saksi Diperiksa
OTT Beruntun KPK Disebut Cuma Kelas Kabupaten, MAKI: Mestinya Tangkap Ikan Besar, Bukan Ikan Kecil
KPK Tetapkan Kajari Hulu Sungai Utara Tersangka Pemerasan Rp 1,5 Miliar
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan