Ramadan 2022

Waktu Ideal Buat Pasutri Bermesraan di Bulan Ramadan

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 12 April 2022
Waktu Ideal Buat Pasutri Bermesraan di Bulan Ramadan

Pasutri mesra, puasa Ramadan terus berjalan.(Foto: freepik/pch.vector)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BULAN Ramadan menjadi momen yang ditunggu oleh umat muslim. Di bulan suci tersebut, umat Islam akan menjalankan perintah rukun islam yang ke-4, yaitu berpuasa mulai dari terbitnya matahari hingga terbenam.

Selain menahan haus dan lapar, umat muslim harus mampu menahan hawa nafsunya. Dengan kata lain, melakukan hubungan suami istri merupakan salah satu tindakan yang dapat membatalkan puasa.

Meski begitu, hubungan intim dengan pasangan tetap diperbolehkan namun setelah berbuka puasa hingga Subuh menjelang. Hal ini tertulis pada Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 187 yang berbunyi: “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.”

Para pasutri tetap boleh melakukan hubungan intim di bulan Ramadan ini. Dikutip dari laman Nova, berikut tips singkatnya.

Baca Juga:

Hukum dan Cara Bersikat Gigi Saat Puasa

Saat berbuka tiba

pasutri
Pasutri dapat melakukan hubungan intim setelah berbuka puasa hingga tiba saatnya untuk sahur. (Foto: freepik/freepik)

Seperti yang telah dituliskan dalam Al-Quran, pasangan suami istri boleh bercampur (berhubungan badan) setelah berbuka puasa. Pasangan suami istri dapat melakukan hubungan intim setelah berbuka puasa hingga tiba saatnya untuk sahur. Namun, jika memilih melakukan sebelum sahur, pertimbangkan juga waktu untuk mandi wajib dan makan sahur.

Waktu ideal

pasutri
Ada waktu ideal yang membuat tubuh dapat beristirahat untuk berpuasa keesokan harinya. (Foto: Pixabay/Nile)

Untuk melakukan hubungan intim, terdapat waktu yang tepat agar tidak kebablasan keesokan harinya. Konselor Seks, Dr. Naek L. Tobing menyampaikan, waktu yang tepat untuk berhubungan intim adalah pukul 21.00-22.00 malam. Waktu ini dinilai ideal karena, hubungan intim akan mengeluarkan banyak tenaga.

Baca Juga:

Tips Aman Berpuasa untuk Pengidap Gagal Ginjal

Mandi wajib

pasutri
Pastikan untuk tidak lupa melaksanakan mandi wajib untuk membersihkan diri. (Foto: freepik/freepik)

Selepas berhubungan intim, pastikan untuk tidak lupa melaksanakan mandi wajib untuk membersihkan diri. Pastikan untuk mandi wajib sebelum salat Subuh, sehingga dapat melakukan ibadah puasa pada pagi harinya.

Asupan bergizi

pasutri
Asupan bergizi sangatlah penting. (Foto: freepik/denamorado)

Seperti yang disampaikan sebelumnya, behubungan intim akan menguras banyak tenaga. Untuk mengimbanginya, pasangan disarankan mengonsumsi asupan bergizi. Dengan makan makanan yang bergizi, dapat membantu mengembalikan tenaga yang habis terkuras. Sehingga, pasangan pun dapat menjalankan puasa pada pagi harinya dengan lancar.

Jadi, dalam melakukan hubungan suami istri selama bulan Ramadan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ibadah puasa dapat berjalan lancar yaa. (DGS)

Baca Juga:

Pilihan Minuman Pencegah Dehidrasi saat Berpuasa

#Lipsus April Puasa #Puasa #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan