Wajah Infrastrukur Kawasan Wisata Labuan Bajo Berubah Akhir Desember
Pembangunan Infrastruktur di Labuan Bajo. (Foto: Kementerian PUPR).
MerahPutih.com - Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, segera mempunyai infrastruktur yang ciamik, salah satunya infrastruktur jalan yang menghubungkan kawasan wisata.
Paling tidak, tahun 2020, alokasi peningkatan jaringan jalan KSPN Labuhan Bajo Rp371,59 miliar yang digunakan untuk kegiatan pekerjaan rekonstruksi jalan, pelebaran, penataan trotoar, pemeliharaan rutin, dan pembangunan drainase.
Program penanganan jalan di KSPN Labuan Bajo tahun 2020 meliputi 9 paket yang terdiri atas 5 paket pekerjaan penanganan ruas dalam kota sepanjang 16,8 kilometer yakni peningkatan jalan, trotoar, dan drainase Jalan Soekarno Atas (2,19 km), Jalan Soekarno Bawah (2,01 km), Jalan Simpang Pede (4,51 km), Jalan Yohannes Sahadun (4,05 km), dan peningkatan jalan kawasan pariwisata Waecicu (4 km).
Baca Juga:
Pemprov DKI Luruskan Polres Jakarta Utara Tak Ditutup Gegara COVID-19
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Presiden Jokowi ingin wajah Labuan Bajo berubah. Ketersediaan infrastruktur jalan yang memadai akan mengubah wajah kawasan, sekaligus mempercepat pengembangan destinasi wisata setempat dan meningkatkan layanan bagi wisatawan mencapai lokasi wisata.
"Layanan jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian lokal di kawasan wisata, seperti Labuan Bajo,” kata Menteri Basuki saat meninjau sejumlah infrastruktur di Labuan Bajo, Rabu (5/8/2020).
Menteri Basuki pun meminta penataan trotoar Jalan Soekarno Hatta Atas tetap mempertahankan tata hijau dengan mengedepankan tanaman lokal.
"Jangan hanya di kawasan pariwisata, tetapi harus di semua lokasi di Kota Labuan Bajo. Entrance-nya perlu ditanami bunga-bunga lokal yang banyak, seperti Sakura Flores dan Flamboyan," tutur Menteri Basuki.
Ia berharap seluruh pengerjaan penataan jalan KSPN Labuan Bajo tersebut selesai pada akhir Desember 2020.
"Selanjutnya pada 2021 akan diteruskan dengan program shortcut dari Bandara Komodo menuju Puncak Waringin masih harus diperbaiki jalan dan trotoarnya," kata Menteri Basuki.
Baca Juga:
Dinilai Lebih Banyak Mudaratnya, Penerapan Ganjil Genap Mesti Ditunda
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Rehabilitasi dan Rekonstruksinya Dampak Bencana di Sumatera Butuh Dana Rp 24,55 Triliun di 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia
DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo
Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
4 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Diperluas
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo