Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Insiden Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo Buka 'Borok' Pengelolaan Pelayaran di Indonesia

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi para korban kapal wisata yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (26/12) malam. ANTARA/H

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INSIDEN tenggelamnya kapal wisata di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, memunculkan sorotan terhadap lemahnya pengawasan keselamatan pelayaran di Indonesia. Komisi V DPR RI menilai sistem pengawasan kelaiklautan kapal dan mekanisme izin berlayar masih belum menjamin keselamatan penumpang di lapangan.

Anggota Komisi V DPR RI Saadiah Uluputty menyatakan kecelakaan tersebut menunjukkan status laik laut kapal kerap bersifat administratif dan belum disertai pengawasan teknis yang memadai.

“Insiden ini justru membuka fakta penting bahwa status laik laut secara administratif tidak otomatis menjamin keselamatan di lapangan,” kata Saadiah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu (3/1).

Komisi V DPR juga menyoroti kapal wisata yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal. Hal itu dinilai masih minim audit teknis. Padahal, perairan Labuan Bajo dikenal memiliki arus kuat dan gelombang tinggi yang menuntut kesiapan mesin serta sistem keselamatan kapal.

“Di masa depan, kami mendorong agar proses sertifikasi kelaikan kapal tidak berhenti pada pemeriksaan formal, tetapi dilengkapi dengan uji ketahanan mesin dan sistem keselamatan dalam kondisi riil,” ucap dia.

Baca juga:

DPR Desak Investigasi Detail Terkait Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo



Selain itu, Saadiah juga menilai informasi peringatan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) belum terintegrasi secara efektif dengan proses perizinan berlayar. Ia menyebut peringatan cuaca ekstrem masih bersifat imbauan dan belum menjadi dasar otomatis bagi penghentian pelayaran.

“Kami mendorong agar SPB terintegrasi langsung dengan sistem peringatan cuaca BMKG sehingga izin berlayar dapat dibatalkan secara otomatis apabila terdeteksi anomali cuaca seperti swell,” jelas Saadiah.

Saadiah menilai masih banyak kru yang belum memiliki kemampuan memadai dalam manajemen keadaan darurat dan penerapan prosedur keselamatan. Ia menegaskan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikompromikan demi kepentingan pariwisata maupun target operasional.

Sebelumnya, kapal semipinisi KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam saat berlayar di perairan Labuan Bajo. Kapal tersebut mengangkut 11 orang, yang terdiri atas enam wisatawan asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat anak buah kapal termasuk nakhoda.

Tim SAR gabungan telah mengevakuasi tujuh korban. Pada hari keempat pencarian, satu korban ditemukan terbawa arus hingga perairan Pulau Serai. Para korban diketahui merupakan keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan empat orang anak.(knu)

Baca juga:

Kapal Wisata di Labuan Bajo Dilarang Berlayar Sampai Pergantian Tahun




#Labuan Bajo #Kecelakaan Kapal #Kapal Phinisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Sebanyak dua kapal wisata yang kebetulan berada di sekitar lokasi, langsung memberikan pertolongan dengan menggunakan sekoci untuk mengevakuasi wisatawan dan awak kapal dari KM Yukai.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
KM Yukai Karam dan Tenggelam di Labuan Bajo, Tim SAR Selamatkan 13 Wisatawan
Indonesia
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan informasi yang diperoleh dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan terhadap jenazah.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 masih Berjalan, Polri Cocokkan DNA 9 Korban dan Keluarga
Indonesia
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
Kecelakaan yang menimpa kapal dengan ratusan penumpang tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi tata kelola keselamatan pelayaran.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Insiden Tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, DPR Kritik Lemahnya Pengawasan Keselamatan
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Tim SAR menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di dalam bangkai kapal. Kedua jenazah tersebut dievakuasi ke Banjarmasin.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Tim SAR Temukan 2 Korban KM Virgo Transport 8 di Dalam Kapal, Pencarian Masih Berlanjut
Indonesia
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Korban dibawa menggunakan Helikopter HR 3601 Basarnas untuk proses penanganan dan identifikasi lebih lanjut.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
1 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan di dalam Badan Kapal
Dunia
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Proses inspeksi kapal penumpang tidak boleh sebatas formalitas administratif di atas kertas.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
DPR Minta KNKT Transparan Ungkap Pemicu Kapal 39 Tahun Tenggelam di Laut Jawa
Indonesia
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
BRIN merilis analisis ilmiah hilangnya KM Virgo Transport di Laut Jawa. Tinggi gelombang bukan kategori ekstrem hanya 1,5 m. Simak temuan selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Tragedi KM Virgo Transport Makin Misterius, Data BRIN Tunjukkan Ombak Laut Bersahabat
Indonesia
Kapasitas Maksimal KM Virgo 500 Penumpang, Diisi 243 Orang Kena Ombak Oleng Terbalik
Kapal Virgo Transport 8 terbalik di Masalembo meski tak kelebihan muatan. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Kapasitas Maksimal KM Virgo 500 Penumpang, Diisi 243 Orang Kena Ombak Oleng Terbalik
Indonesia
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Kondisi darurat yang terjadi di tengah laut membuat proses evakuasi korban mengalami keterlambatan.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Cuaca Buruk Disebut Faktor Penyebab KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa
Bagikan