Wagub Riza Pilih Ikut MLM Dibandingkan Main Proyek dan Korupsi

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 17 Maret 2022
Wagub Riza Pilih Ikut MLM Dibandingkan Main Proyek dan Korupsi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (tengah) di Balai Kota Jakarta, Kamis (17/3/2022). Foto: MP/Asropih

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Enam bulan lagi masa jabatan Ahmad Riza Patria sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta berakhir. Kini, ia sudah mempersiapkan bisnis multi level marketing (MLM) setelah pensiun menjadi orang nomor dua di Pemprov DKI.

"Jadi, saya kemarin mulai daftar multi level, lalu sekarang persiapan multi level. Ya sudah, ikut multi level. Katanya lumayan," kata Riza Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).

Baca Juga

Politikus PDIP Sebut Big Data Luhut tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Ia bercerita, keikutsertaannya di MLM karena didorong sang istri. Sebab, lanjut Riza, selama menjabat Wagub belum pernah mendapatkan tambahan penghasilan apapun.

Oleh karena itu, istrinya kemudian menyuruh Riza untuk mendaftar bisnis MLM.

"Saya disuruh daftar, katanya 'mana teman-teman kamu? Coba didaftar, nanti kita prospek'. Pensiunan wagub ngurusin multilevel sebentar lagi," kata Riza.

Baca Juga

Mendag Luthfi Pastikan Datangi DPR RI Hari Ini

Riza mengakui, kegiatan bisnis dengan sistem pemasaran jaringan piramida ini memang tak lebih mudah dan praktis daripada melakukan tindakan korupsi atau main proyek yang memanfaatkan jabatannya. Namun, setidaknya, hal ini bisa memberi keberkahan bagi dirinya.

"Mudah-mudahan halal dan berkah, ya. Ini memang tantangan bagi kita semua, terutama yang menjabat seperti saya. Saya tinggal 6 bulan ini. Mudah-mudahan bisa selamat dari godaan," ucap Riza.

Mantan Anggota DPR Fraksi Gerindra ini juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam menjaga integritas pejabat hingga ASN Pemprov DKI dalam mencegah tindak korupsi.

Para pasangan dari pejabat Pemprov DKI, menurut Riza, perlu mengingatkan pasangannya dan menjadi benteng pertahanan pertama jika ada godaan-godaan tertentu yang mengarah pada tindakan korupsi.

"Saya mengajak kepada seluruh jajaran ASN Pemprov DKI Jakarta untuk terus membangun tata kelola yang lebih baik dan yang bia mencegah tindak koruptif, pelayanan harus lebih cepat dan efisien tanpa adanya ongkos-ongkos khusus. Salah satu contoh cara mencegah atau menangkal prilaku korupsi adalah kembali menggali nilai kearifan lokal yang beragam," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Dewa United FC Gandeng Ajax Amsterdam Kembangkan Akademi

#Wakil Gubernur DKI Jakarta #Ahmad Riza Patria
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano: Banjir, Macet, dan Polusi Masih Jadi PR
Pramono Anung dan Rano Karno akui banjir, macet, dan polusi Jakarta belum tuntas. Ini fokus program dan evaluasi 1 tahun kepemimpinan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 20 Februari 2026
1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano: Banjir, Macet, dan Polusi Masih Jadi PR
Indonesia
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno memberi tanggapan soal ketidakpuasan kalangan tertentu soal besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 28 Desember 2025
Wagub Rano Karno Jawab Ketidakpuasan soal UMP DKI Jakarta
Indonesia
JITEX 2025 Bukukan Transaksi Rp 14,3 Triliun, Jakarta Tampilkan Daya Saing Ekonomi Global
JITEX 2025 terbukti mendorong daya saing produk lokal di pasar internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 September 2025
JITEX 2025 Bukukan Transaksi Rp 14,3 Triliun, Jakarta Tampilkan Daya Saing Ekonomi Global
Indonesia
Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Polisi, Prabowo Disebut Ingin Demokrasi Dibangun di Atas Aspirasi yang Sehat
Riza juga mengingatkan para pengunjuk rasa untuk mewaspadai kelompok tertentu yang mungkin menunggangi aksi mereka
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Agustus 2025
Usai Insiden Affan Kurniawan Dilindas Rantis Polisi, Prabowo Disebut Ingin Demokrasi Dibangun di Atas Aspirasi yang Sehat
Indonesia
Kabupaten Bogor Minta Jakarta Tambah 3 Rute Baru Transjabodetabek
Kadishub Kabupaten Bogor meminta Pemprov DKI untuk menambah tiga rute Transjabodetabek menuju Kabupaten Bogor.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Agustus 2025
Kabupaten Bogor Minta Jakarta Tambah 3 Rute Baru Transjabodetabek
Indonesia
Kota Ankara Turkiye Tertarik Belajar soal Transportasi Publik dari Jakarta
Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperkuat jejaring antarkota di tingkat internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Agustus 2025
Kota Ankara Turkiye Tertarik Belajar soal Transportasi Publik dari Jakarta
Bagikan