Wacana Pembubaran BPIP Mengemuka, Pengamat: Pekok Kuadrat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 17 Februari 2020
Wacana Pembubaran BPIP Mengemuka, Pengamat: Pekok Kuadrat

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi Asmin di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Rabu (5/2). (Antara/Desca Lidya Natalia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat Politik Muhammad AS Hikam tak setuju dengan wacana pembubaran BPIP. Baginya, kesalahan seseorang oknum dari sebuah lembaga tidak bisa ditafsirkan sebagai kesalahan lembaga tersebut.

“Apakah seandainya ada seorang menteri bicara dan menimbulkan kontroversi, lalu Kementeriannya yang dibubarkan? Usul seperti itu malah kesannya pekok kuadrat,” ujar Hikam dalam keterangannya, Senin, (17/2).

Baca Juga:

Hidayat Nur Wahid Sebut Pernyataan Kepala BPIP Agama Musuh Pancasila Irasional

Hal itu dikatakan Hikam menyusul wacana dari beberapa kelompok tentang pembubaran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Menurutnya, pernyataan kontroversi ketua BPIP, Yudian Wahyudi tidak bisa diartikan sebagai kesalahan lembaga sehingga harus dibubarkan. Melainkan menjadi tanggung jawab pribadi Yudian.

“Kalau pun statemen atau pandangan Kepala BPIP, Prof. KH. Dr. Yudian Wahyudi, dianggap salah, hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadi beliau,” tegas dia.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi diminta mundur dari jabatannya
Kepala BPIP Yudian Wahyudi (Foto: antaranews)

Hikam menilai, usulan pembubaran BPIP datang dari kelompok tertentu dan bernuansa politis. “Ngapain usul BPIP dibubarkan segala? Ini yang justru lebih mengkhawatirkan dan malah layak dipertanyakan. Adakah motif politik di balik usul itu?,” tanya Hikam.

Seperti diketahui, pernyataan Prof. Yudian tentang agama musuh Pancasila beberapa waktu lalu menuai kontroversi. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sendiri sudah meluruskan pernyataannya.

Baca Juga:

Fadli Zon Minta BPIP Dibubarkan karena Sebut Agama Musuh Pancasila

Meskipun sudah diluruskan, sejumlah pihak dari mulai politisi Partai Gerindra Fadli Zon, Sekretaris Umum DPP FPI Munarman, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dan sejumlah kelompok lain meminta BPIP dibubarkan. (Knu)

#BPIP #Pancasila #Keberagaman
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
RUU BPIP Resmi Jadi Inisiatif DPR, Lembaga Itu Bakal Lebih Kuat
Dalam rapat yang pimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Senin (8/12), delapan fraksi menyampaikan pandangan fraksinya masing-masing terkait RUU BPIP.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
RUU BPIP Resmi Jadi Inisiatif DPR, Lembaga Itu Bakal Lebih Kuat
Indonesia
Ketua MPR Tegaskan Indonesia Tetap Ada Sampai Kiamat di Hadapan Negara Muslim
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan kepada negara muslim dunia bahwa Indonesia akan bertahan hingga hari kiamat karena memiliki Pancasila sebagai dasar negara
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Ketua MPR Tegaskan Indonesia Tetap Ada Sampai Kiamat di Hadapan Negara Muslim
Indonesia
PBNU Minta BPIP Dipertahankan, Lembaganya Diperkuat
BPIP tetap dibutuhkan sebagai leading sector dalam urusan ideologi negara, meski pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dilakukan oleh berbagai kementerian dan lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
PBNU Minta BPIP Dipertahankan, Lembaganya Diperkuat
Indonesia
RUU BPIP Amanatkan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Calon WNI
Baleg dan BPIP telah menyepakati pentingnya pembinaan ideologi Pancasila bagi warga asing yang mengajukan proses naturalisasi menjadi WNI.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
RUU BPIP Amanatkan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Calon WNI
Indonesia
BPIP Punya Tugas Baru, Ambil Alih Naturalisasi Calon WNI
Pembinaan ideologi Pancasila bagi calon WNI itu merupakan tugas umum yang diberikan kepada BPIP, selain sebagai lembaga yang membantu Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
 BPIP Punya Tugas Baru, Ambil Alih Naturalisasi Calon WNI
Berita Foto
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (kanan) menyerahkan buku kepada Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji (kiri), disaksikan Pakar Kebangsaan Yudi Latif (kedua kiri) dan Pengamat Politik Siti Zuhro (kedua kanan) dalam Pengajian Ideologi Kebangsaan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 16 Oktober 2025
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Indonesia
Tak Pandang Bulu, Pramono Tegaskan Monas Terbuka untuk Semua Acara Keagamaan
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan, bahwa Monas terbuka untuk menggelar semua acara keagamaan.
Soffi Amira - Minggu, 07 September 2025
Tak Pandang Bulu, Pramono Tegaskan Monas Terbuka untuk Semua Acara Keagamaan
Indonesia
Calon Paskibraka Dari 38 Provinsi Mulai Latihan Gabungan, Bakal Dikukuhkan Pada 13 Agustus 2025
Latihan gabungan tersebut merupakan yang terakhir sebelum mereka berpindah ke Jakarta pada Senin (11/8) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Agustus 2025
Calon Paskibraka Dari 38 Provinsi Mulai Latihan Gabungan, Bakal Dikukuhkan Pada 13 Agustus 2025
Indonesia
Dikukuhkan Rabu, 76 Calon Paskibraka 2025 Mulai Menginap di Jakarta Malam Ini
76 calon Paskibraka telah melaksanakan latihan gabungan terakhir hari ini di Taman Rekreasi Wiladatika, Depok, Jawa Barat
Wisnu Cipto - Senin, 11 Agustus 2025
Dikukuhkan Rabu, 76 Calon Paskibraka 2025 Mulai Menginap di Jakarta Malam Ini
Indonesia
Penetapan Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober Diklaim Tidak Terkait Dengan Hari Ulang Tahun Presiden Prabowo
Hasil kajian tersebut menghasilkan 17 Oktober dipilih sebagai momentum yang tepat sebagai tanggal peringatan Hari Kebudayaan yang bertepatan dengan lahirnya satu dari empat pilar yaitu Pancasila, NKRI, UUD 945 dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Juli 2025
Penetapan Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober Diklaim Tidak Terkait Dengan Hari Ulang Tahun Presiden Prabowo
Bagikan