Viva Yoga: Saya Pesimistis Swasembada Pangan Terwujud

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 14 Februari 2015
Viva Yoga: Saya Pesimistis Swasembada Pangan Terwujud

Anggota DPR Komisi IV, Viva Yoga, pesimistis dengan swasembada pangan. (Foto: Twitter @vivayogamauladi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - DPR pesimistis swasembada pangan bisa terwujud dalam 4-5 tahun kedepan.

"Saya pesimistis Indonesia bisa swasembada pangan kalau kebijakan dan program pemerintah seperti ini," kata Anggota DPR Komisi IV, Viva Yoga pada merahputih.com di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (14/2).

Menurut Yoga, pemerintah tidak melakukan perubahan fundamental. Misalnya, kata dia, konsumsi daging di Jabodetabek sebanyak 60 persen. Namun, Pemerintah tidak membuat kebijakan bagaimana dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan membuat sentra-sentra produksi di kawasan Jabodetabek.

BACA JUGA: Soal Swasembada Pangan, TNI Juga Mau Ikut Andil

"Kenapa Pemerintah tidak membangun industri peternakan, membangun sentra-sentra produksi di Banten?" kata dia.

Kedua, pemerintah juga dinilai kurang memaksimalkan perusahaan pelat merah. "Kenapa pemerintahan tidak memaksimalkan untuk menjadikan BUMN khusus mengurusi daging," kata Viva.

BACA JUGA: Kadin: Jangan Terlalu Berharap Indonesia Bisa Swasembada Pangan

 Politisi PAN ini menambahkan, untuk produk pangan strategis seperti beras, perlu penyiapan lahan baru melaui program-program pertaian. Misalnya, intensifikasi lahan pertanian.

Ia tak setuju bila Indonesia membeli lahan di luar negeri hanya untuk menanam produk tanaman pangan yang tidak bisa tumbuh di dalam negeri. "Beli lahan saya tidak setuju, kita masih sangat luas lahan yang penting lahan produktif harus dimanfaatkan, karena kalau lahan baru bisa menambah lapangan kerja baru," tandasnya. (mad)

#Target Swasembada Pangan #Swasembada Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
swasembada jagung saat ini belum bisa bawa harga jagung pakan ternak diangka HAP ditingkat peternak. Dilain sisi harga jagung internasional cukup murah.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Peternak Ayam Soloraya Menjerit, Swasembada Jagung Tidak Bikin Harga Pakan Turun
Indonesia
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Presiden juga mengatakan sejak sebelum dilantik dirinya telah menekankan kepada tim inti dan para penasihatnya pentingnya mewujudkan swasembada pangan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Luncurkan B50, Prabowo: Berdosalah Pemimpin Yang Berbohong Kepada Rakyat
Indonesia
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Prabowo mengatakan Indonesia kini memiliki surplus pupuk sehingga dapat memenuhi kebutuhan negara lain yang mengajukan permintaan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ungkap Indonesia Mau Buka Ekspor Bahan Pangan, Asal Petani Tak Rugi
Indonesia
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Prabowo menegaskan hasil yang mulai terlihat saat ini merupakan buah dari kerja keras yang telah dilakukan selama beberapa waktu.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo: Kita tak akan Swasembada Satu Tahun, tapi Seterusnya
Indonesia
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Peningkatan produktivitas pertanian itu memperkuat upaya Indonesia menuju swasembada pangan dan lumbung pangan dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Ingin Tiap Desa Swasembada, Bakal Tercapai Dengan Inovasi
Indonesia
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berada dalam posisi kuat di sektor pangan. Ia mengungkap Australia dan sejumlah negara lain meminta pasokan pupuk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Prabowo Klaim Indonesia Surplus Pangan, Australia Minta Pasokan Pupuk dari RI
Indonesia
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Pemerintah siapkan teknologi hemat air, percepatan tanam, dan 57 ribu pompa untuk menghadapi kemarau 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Kemarau 2026: Pemerintah Genjot Teknologi Hemat Air dan Pola Tanam Efisien Jaga Target Swasembada
Indonesia
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Pemerintah mempercepat rehabilitasi lahan pertanian terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan disiapkan untuk mendukung swasembada pangan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 08 Juni 2026
Topang Swasembada Pangan, Pemerintah Percepat Pemulihan 42.702 Hektare Lahan Pertanian Pascabencana di Sumatera
Indonesia
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia telah mengalami swasembada pangan. Di saat, kata Prabowo, masih banyak negara lain yang kesulitan terkait pangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Prabowo Singgung Lagi Indonesia Produsen Terbesar Mineral Penting
Indonesia
Usai Beras dan Jagung, Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia mencapai swasembada daging dalam 4-5 tahun ke depan setelah berhasil swasembada beras, jagung, telur, dan ayam.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 23 Mei 2026
Usai Beras dan Jagung, Prabowo Targetkan Indonesia Swasembada Daging dalam 5 Tahun
Bagikan