Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Viscral Rilis Album Kedua dengan Amunisi Lebih Ganas

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 26 April 2021
Viscral Rilis Album Kedua dengan Amunisi Lebih Ganas

Viscral rilis album kedua. (Foto: istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ENAM tahun penantian pasca album debut Egocentric Underneath of Horror dari unit brutal death metal asal Bekasi, Viscral, akhirnya terbayar sudah. Sempat tertunda perilisannya karena pandemi, Viscral resmi mengeluarkan album terbaru pada 23 April 2021 dengan tajuk Entrance Into Terrifying Imagery melalui Blackandje Records.

“Album ini dikerjakan lebih serius dari sebelumnya, karena proses membuat dan menjalakannya dilaksanakan dengan cermat, kami banyak menyematkan part-part groovy agar bisa dinikmati oleh pecinta musik. Namun, secara keseluruhan tetap menjaga ciri khas musik Viscral,” ucap vokalis Viscral Eggi dalam keterangan resmi yang diterima Merah putih, Senin (26/4).

Baca juga:

Viscral, Dari Bawah Tanah Indonesia Hingga Panggung Eropa

View this post on Instagram

A post shared by VISCRAL (@viscralofficial)

Seperti yang dikatakan Eggi, part groovy tersebut sudah bisa dirasakan sejak nomor pertama dari Entrance Into Terrifying Imagery. Sebelumnya pada Juni 2020, kuintet brutal death metal ini menggoda para penggemarnya dengan merilis lagu Impulses to Kill melalui kanal YouTube Blackandje Records. Sampai saat ini lagu tersebut sudah diputar sebanyak 36 ribu kali.

Pada album kedua, Viscral meracik musik dengan jauh lebih cermat. Mulai dari segi produksi sound, yang terdapat banyak perubahan. Terutama karena penambahan senar sehingga register nadanya menjadi lebih berat.

Tak hanya itu, aransemen yang lebih kompleks dengan sentuhan riff gitar modern dan oldschool jadi senjata utama pada album ini. Ditambah vokal growl yang khas, menjadikan album ini layak untuk dinikmati para pecinta musik ekstrem.

Baca juga:

11 Tahun Hiatus, Mudvayne Putuskan untuk Reuni

Total sembilan amunisi siap ditembakkan dari album kedua ini. Dalam proses kreatifnya masing-masing personel memiliki porsi tersendiri. Seperti Faisal Noviandy (gitar) menjadi pencipta riff utama di lima lagu, kemudian Liga Radensha (gitar) di empat lagu lainnya.

View this post on Instagram

A post shared by VISCRAL (@viscralofficial)

Adapun Yogi Praja (drum) dan Jannova (bass) serta Eggi Pradia (vokal) yang turut mengambil peran dari segi lirik. Untuk artworknya sendiri, Viscral meminta salah satu seniman asal Rusia yaitu Andreas Christanetoff.

Sebelumya pada 2019, Viscral pernah mengadakan tur Eropa bersama Deadsquad. Tur yang dinamakan The Devourer ini meliputi empat negara benua biru: Jerman, Ceko, Swiss, dan Belanda. (far)

Baca juga:

Powerslaves Rangkum Perjalanan Tiga Dekade dalam Sebuah Buku

#Viscral #Musik #Musik Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan