11 Tahun Hiatus, Mudvayne Putuskan untuk Reuni
Mudvayne kembali reuni. (Foto: metalinjection)
KABAR dadakan sekaligus menggembirakan datang dari unit heavy metal, Mudvayne yang memutuskan untuk kembali reuni setelah 11 tahun vakum. Band ini absen pada 2010, setahun setelah merilis album studio kelima mereka bertajuk Self Titled.
Sejak saat itu, vokalis Chad Grey menjadi fronting untuk band Hellyeah, di mana gitaris Mudvayne Greg Tribbett adalah mantan anggotanya.
Baca juga:
Weezer Bocorkan Daftar Lagu Album Baru dan Merilis Single 'I Need Some Of That'
Rencananya, Mudvayne akan bermain di empat pertunjukan selama 2021 ini. Yaitu festival AS Inkcarceration di Ohio, Louder Than Life di Kentucky, Aftershock di California dan Welcome To Rockville di Florida. Semua acara tersebut diselenggarakan oleh Danny Wimmers Presents (DWP). Festival saat ini dijadwalkan antara September dan November 2021.
Dilansir dari Metal Hammer dalam sebuah pernyataan dari pihak Danny Wimmers, menjelaskan bahwa Mudvayne adalah salah satu permintaan paling banyak diminta oleh para penggemar.
“Kami duduk untuk makan malam dengan Mudvayne, pengacara mereka Eric German, manajer Diony Sepulveda dan agen Ryan Harlacher mengatakan, band ini bahkan tidak berada di ruangan yang sama selama 10 tahun dan mengatakan pada kasus ini mengapa waktunya sangat tepat untuk terjadi,” ucap Wimmers.
“Kami berharap untuk mengumumkan ini pada 2020, kami cukup beruntung dapat melakukannya pada 2021. Dan DWP sangat bersemangat untuk memiliki secara eksklusif di keempat festival kami tahun ini.”
Baca juga:
Wimmers menambahkan, mereka awalnya bermaksud untuk mengumumkan pertunjukan pada 2020. Karena setahun sebelumnya, bassis Ryan Martinie membahas kemungkinan reuni selama wawancara dengan media Metal Sucks.
“Astaga, selalu ada pembicaraan. Itu hal yang bagus. Aku cukup beruntung bahwa hal yang kami buat bersama masih menarik minat penggemar kami. Dan orang-orang yang mungkin ingin melihat kami tetapi tidak pernah melihatnya,” jelas Martinie pada 2019.
Mudvayne terbentuk pada 1996 beranggotakan Chad Grey (vokal), Greg Tribbett (gitar), Ryan Martinie (bass), dan Matthew McDonough (drum). Pada 2000, mereka meraih kesuksesan di Amerika Serikat dengan debut album L.D 50. Kemudian pada album The End of All Things To Come (2002), Lost and Found (2005), dan The New Game (2008) band ini meraih kesuksesan secara global. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Lirik Emosional 'Ego Wong Tuo' Bikin Lagu Pusma Shakira Jadi Perbincangan
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
'Tak Terbatas', Lagu Rohani Unlimited Fire Band tentang Iman dan Pemulihan
Lucky Widja Tutup Usia, Ini Jejak Perjalanan Bersama Element
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
Virgoun Rilis 'Tak Setara', Lagu tentang Hubungan yang Kehilangan Keseimbangan
Rayakan Valentine, Josh Groban Kembali ke Jakarta lewat GEMS World Tour 2026
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura