Vape atau Rokok, Mana yang Lebih Aman?

Thomas KukuhThomas Kukuh - Minggu, 13 Mei 2018
Vape atau Rokok, Mana yang Lebih Aman?

Ilustrasi. (pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPERTI memasak air, begitulah analogi rokok elektrik atau yang lebih dikenal dengan vape atau vapor. Tapi ada yang beranggapan vape lebih berbahaya daripada rokok konvensional. Namun tak sedikit juga yang beranggapan vape lebih aman daripada rokok konvensional. Jadi, mana sih lebih benar?

Nama Hon Lik sebagai penemu rokok elektrik asal China yang sering disebut vape atau vapor. Hon Lik adalah seorang ahli farmasi yang kecanduan rokok konvensional hingga menderita penyakit infeksi pernafasan. Selama 3 tahun Hon Lik berusahaan menciptakan rokok elektrik dan pada akhirnya Hon Lik berhasil. Seperti dilansir Side.id, penemuan vape ini sudah dipatenkan olehnya sejak tahun 2003. Lantas apa bedanya Vape dengan rokok konvensional?

vape
Ilustrasi. (Side.id)

Tentu terdapat perbedaan antara keduanya, secara signifikan penggunaan Vape menggunakan baterai dan kemudian cairan atau liquid yang di teteskan akan mengeluarkan uap sebagai pengganti cara pembakaran tembakau pada rokok konvensional. Liquid dari vape memiliki rasa yang beragam. Di sinilah selera pasar dimainkan sesuai kebutuhan si pengguna yang tidak melulu rasa tembakau.

Liquid tidak mengandung tar, ini yang menyebabkan Vape jauh lebih aman apabila ditinjau dari segi kesehatan. Selain itu Vape lebih ramah lingkungan karena aromanya, tapi uap liquid lebih “ngebul” daripada asap rokok.

vape
Ilustrasi. (Pixabay)

Kalian tahu kalau rokok konvensional mengandung zat berbahaya? Di antaranya nikotin dan tar. Nah, zat yang disebutkn tergolong berbahaya untuk dikonsumsi kedalam tubuh. Berbeda dengan liquid Vape yang hanya mengandung Vegetable Glycerin, Propylen Glicol, Flavour dan Nikotin dan bahan ini ramah untuk tubuh.

Sebenarnya menjadi sebuah pilihan untuk para pecandu Nikotin dan Tar untuk memilih salah satu atau tidak sama sekali. Tinggal kesadaran kesehatan pribadi tiap orang untuk menentukan pilihan, tetap pada rokok konvensional atau Vape. Apabila Vape difungsikan sebagai pelepas candu rokok konvensional justru akan menjadi usaha yang baik demi bisa melepas candu keduannya dalam rentan waktu tertentu.

Namun lebih baik tidak dua-duanya ya guys!

#Vape
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak di Kanal Youtube MJ
Petugas juga terus mendalami materi digital yang telah diperoleh, yakni rekaman siaran langsung media sosial (live streaming), cuplikan video, rekaman yang diduga berkaitan dengan promosi produk
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
Polisi Mulai Selidiki Promosi Vape Libatkan Anak-Anak  di Kanal Youtube MJ
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Indonesia
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Komdigi beri tenggat 3 hari kepada YouTube untuk menindak konten promosi vape kreator Bigmo yang melibatkan anak. Jika tidak, sanksi administratif menanti.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Kasih Tenggat 3 Hari YouTube Tindak Bigmo Buntut Anak Promosi Vape
Indonesia
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Kemkomdigi melayangkan teguran ke YouTube, setelah menemukan konten vape yang melibatkan anak-anak.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Kemkomdigi Layangkan Teguran ke YouTube usai Temukan Konten Vape yang Libatkan Anak
Indonesia
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Prabowo meminta agar pengawasan dilakukan secara berlapis pada jalur distribusi vape.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Larang Penggunaan Vape, Presiden Prabowo Minta Anak Buahnya Buat Kajian
Indonesia
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Rokok elektrik telah berkembang menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan sindikat narkotika untuk mengedarkan zat terlarang secara terselubung.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Prabowo Bakal Larang Total Vape, Tapi Ini Syaratnya
Indonesia
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Wamenkes Benjamin Paulus mengaku terkejut setelah mendapat laporan BNN soal penyalahgunaan vape untuk narkoba. Usai temuan 298 liquid vape mengandung narkotika.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
BNN Ungkap Ratusan Liquid Vape Mengandung Narkotika, Wamenkes: Bahaya bagi Generasi Muda
Olahraga
Barcelona Rayakan Gelar Liga Spanyol 2025/26, Wojciech Szczesny Asyik Ngevape di Atas Bus
Wojciech Szczesny terlihat asyik ngevape di atas bus, ketika Barcelona merayakan juara Liga Spanyol 2025/26. Aksinya pun menjadi sorotan.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Barcelona Rayakan Gelar Liga Spanyol 2025/26, Wojciech Szczesny Asyik Ngevape di Atas Bus
Dunia
Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Rancangan Undang-Undang Tembakau dan Vape bertujuan mencegah siapa pun yang lahir setelah 1 Januari 2009, yang kini berusia 17 tahun, untuk mulai merokok.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
 Inggris Larang Penjualan Rokok kepada Orang Kelahiran 2008, Bikin Generasi Pertama tanpa Tembakau
Bagikan