Usut Kasus Suap Garuda, KPK Periksa Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 19 November 2019
Usut Kasus Suap Garuda, KPK Periksa Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya

Chandra Tirta Wijaya. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya terkait kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Ia akan dimintai keterangannya untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Soetikno Soedarjo (SS).

Baca Juga

KPK Bakal Kirim Tim Usut Keterlibatan Pabrikan Asing di Kasus Suap Garuda

"Yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka SS," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (19/11).

Selain Chandra, KPK juga memanggil dua saksi lainnya yakni, Direktur Utama PT Indonesia Advisory Duta Solusindo, Andri Budhi Setyawan serta pihak swasta, Remmy Ridarty Sumangkut. Keduanya juga akan diperiksa untuk penyidikan Soetikno Soedarjo.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (MP/Ponco Sulaksono)

Dalam perkara ini, mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dan Bos PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo‎ telah ditetapkan sebagai tersangka kasus‎ dugaan korupsi ‎pengadaan pesawat dan mesin pesawat Airbus 330-300 milik PT Garuda Indonesia dari perusahaan mesin raksasa di dunia, Rolls Royce.

Emirsyah diduga telah menerima sebesar 1,2 juta Euro dan 180 ribu dolar Amerika Serikat dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. Suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.

Baca Juga

KPK Periksa Petinggi Garuda Terkait Kasus Suap Emirsyah Satar

Kemudian, KPK mengidentifikasi adanya dugaan suap dalam pengadaan pesawat selain jenis Airbus. KPK menduga ada indikasi suap dalam pembelian pesawat jenis Bombardier dan Avions de Transport Regional (ATR). Total suap yang berhasil diidentifikasi KPK sebesar Rp‎100 miliar.

Lantas, KPK menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2004-2015. Satu tersangka baru tersebut yakni eks Direktur Teknik dan Pengelola Armada PT. Garuda Indonesia Hadinoto Soedigno.

Hadinoto diduga menerima sejumlah uang dari bos PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo. Uang tersebut untuk memuluskan empat proyek pengadaan pesawat tahun anggaran 2008-2013 dari perusahaan Rolls Royce.

Baca Juga

KPK Periksa Soetikno Soedarjo dan Emirsyah Satar Terkait Suap Garuda

Empat proyek tersebut adalah kontrak pembelian pesawat Trent seri 700 dan perawatan mesin dengan perusahaan Rolls-Royce. Kontrak pembelian pesawat Airbus A330 dan Airbus A320 dengan perusahaan Airbus S.A.S.

Kemudian, kontrak pembelian pesawat ATR 72-600 dengan perusahaan Avions de Transport Regional (ATR). Dan Kontrak pembelian pesawat Bombardier CRJ 1000 dengan perusahaan Bombardier Aerospace Commercial Aircraft. (Pon)

#Garuda #Komisi Pemberantasan Korupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Tim Pertamina Enduro VR46 Bawa Corak Garuda dalam Livery saat Tampil di Mandalika
Membawa pesan kepada dunia tentang semangat dan kebanggaan Indonesia di panggung motorsport internasional,
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Tim Pertamina Enduro VR46 Bawa Corak Garuda dalam Livery saat Tampil di Mandalika
Berita Foto
Suporter Garuda Kobarkan Semangat di Laga Indonesia vs Malaysia
Suporter mendukung laga Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Didik Setiawan - Senin, 28 September 2026
Suporter Garuda Kobarkan Semangat di Laga Indonesia vs Malaysia
Indonesia
Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Mulai Bergerak, Bendera Pusaka Segera Tiba di Istana Merdeka
Prosesi Kirab Merah Putih pada Senin (17/8) menjadi pembuka penuh khidmat menjelang Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Kereta Kencana Garuda Prabayaksa Mulai Bergerak, Bendera Pusaka Segera Tiba di Istana Merdeka
Olahraga
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ranking FIFA Bukan Jaminan, Racikan John Herdman Siap Tampil Habis-Habisan
Kabar kurang sedap menghampiri lini depan Indonesia menjelang laga krusial. Penyerang Mauro Zijlstra terpaksa absen akibat menderita cedera
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2026
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ranking FIFA Bukan Jaminan, Racikan John Herdman Siap Tampil Habis-Habisan
Indonesia
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak mengembalikan status 57 orang korban TWK KPK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
KI Putuskan Hasil TWK KPK Harus Dibuka, KPK Ngaku Ingin Telaah Dulu
Indonesia
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Jubir Prabowo sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi mengungkapkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan sejumlah tokoh itu untuk berdiskusi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Bertemu Abraham Samad dan Mantan Kabareskrim, Presiden Prabowo Minta Masukan soal Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
KPK memberikan perhatian khusus kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan jajarannya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 21 November 2025
Kabupaten Bekasi Ditetapkan Zona Merah KPK, Raih Skor MCSP Terendah Keempat Se-Jawa Barat
Indonesia
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Penyelamatan Garuda, dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 15 November 2025
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Indonesia
Dapat Suntikan Modal 23,67 Triliun, Garuda Indonesia Janji Perkokoh Operasional
Suntikan dana tersebut akan memperkuat struktur permodalan dan memastikan keberlanjutan pencatatan saham Garuda di Bursa Efek Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 November 2025
Dapat Suntikan Modal 23,67 Triliun, Garuda Indonesia Janji Perkokoh Operasional
Indonesia
Gerbong MRT dan Pesawat Baru Garuda Jadi Pendorong Investasi Dalam Negeri di Triwulan III 2025
Untuk PMDN di triwulan III meningkat Rp 73,4 triliun dibanding periode yang sama secara tahunan (year on year/YoY) yang sebesar Rp 198,8 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Gerbong MRT dan Pesawat Baru Garuda Jadi Pendorong Investasi Dalam Negeri di Triwulan III 2025
Bagikan