Usut Kasus Pengemudi Mercy Lawan Arah di Tol, Polisi Klaim Tak Pilih Kasih

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 30 November 2021
Usut Kasus Pengemudi Mercy Lawan Arah di Tol, Polisi Klaim Tak Pilih Kasih

Sebuah mobil Mercedes-Benz E300 dengan nomor kendaraan B1125 KAD melawan arah di jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR), pada Sabtu (27/11) pukul 17.00 WIB. (Dokumentasi Ditlant

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengemudi Mercedes-Benz E300 (Mercy), MSD (66), yang melawan arah hingga menimbulkan kecelakaan di Tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR) dipastikam tak bisa lolos dari jeratan hukum. MSD sendiri sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Dan Mercy itu masih kami sita dan tahan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (30/11).

Baca Juga

Kecelakaan Kapal di Perairan Selat Malaka, Lima ABK Ditemukan Selamat

Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara pada Senin (29/11).

Dengan ditetapkannya MSD sebagai tersangka, Sambodo menegaskan polisi tidak pilih kasih.

"Jadi enggak benar mentang-mentang Mercy terus dilepaskan tidak," jelas lulusan AKPOL 1994 ini.

Atas perbuatannya, MSD dikenakan pasal 310 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tersangka sendiri tidak ditahan.

Baca Juga

Alami Kecelakaan Balap Reli di Meikarta, Bamsoet Dipastikan Selamat

Polisi tidak bisa menahannya karena yang bersangkutan diduga mengalami demensia atau pikun.

Ahli kejiwaan akan dilibatkan dalam pemeriksaan sang pengemudi. Pemeriksaan kejiwaan dilakukan untuk memastikan kondisi sopir.

"Kalau memang tidak menggugurkan, berdasarkan ahli pidana kami akan terus majukan sampai pengadilan. Jadi semuanya kami laksanakan berdasarkan aturan-aturan yang ada," tutup Sambodo.

Baca Juga

Kecelakaan Bus Vs 2 Minibus di Sragen, 1 Orang Tewas dan 10 Luka

Sekedar informasi, kejadian tersebut berlangsung Sabtu (28/11). MSD mengemudikan mobil dengan melawan arus di jalur cepat. Sampai di salah satu area, terjadi tabrakan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan.

Pemilik Mercy E300 kemudian diserahkan kepada keluarganya. Alasan polisi ketika itu, kondisi kesehatan yang bersangkutan membuat polisi tidak mungkin memeriksanya. (Knu)

#Mercedes #Mercedes Benz #Kecelakaan #Kecelakaan Maut #Kecelakaan Mobil #Kecelakaan Fatal
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Keluarga Copilot Muhammad Farhan Gunawan mendatangi Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Jalan Kumala, Makassar, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Di tengah ancaman cuaca ekstrem saat ini, keselamatan penumpang tidak boleh dikompromikan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Dunia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Sebuah kereta cepat yang melaju dari Malaga menuju Madrid anjlok dan masuk ke jalur lain kemudian bertabrakan dengan kereta lain dari arah berlawanan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Indonesia
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
,Jumlah santunan yang diberikan Jasa Raharja menunjukkan kenaikan sebesar 3,87 persen, sesuai data tahun 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
Indonesia
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
im SAR Gabungan dari Ditsamapta Polda Sulsel menemukan puing-puing pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1).
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Hal itu diketahui berdasarkan indikasi awal tim SAR gabungan yang menemukan serpihan badan, ekor, dan jendela pesawat di puncak gunung.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Indonesia
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Masalah engineering pesawat terjadi sehari sebelum terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Indonesia
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2025 turun hingga 27,12 persen.
Frengky Aruan - Senin, 05 Januari 2026
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Indonesia
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran
Korban yang masih dinyatakan hilang di perairan Pangandaran itu terjatuh saat mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di Perairan Laut Bojongsalawe.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran
Indonesia
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Selain masalah teknis kendaraan, pengawasan terhadap sumber daya manusia juga menjadi sorotan utama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Tragedi Berdarah Tol Krapyak: 16 Nyawa Melayang, DPR Semprot Kemenhub Agar Bus 'Zombie' Tak Gentayangan Saat Nataru
Bagikan