Usut Kasus Dokter Hilang, Kapolri Terjunkan Tim Khusus

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 09 Januari 2016
Usut Kasus Dokter Hilang, Kapolri Terjunkan Tim Khusus

Dokter Rica Tri Handayani (Foto: Instagram Rica Tri Handayani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Insiden hilangnya seorang dokter cantik asal Lampung, Rica Tri Handayani masih terus menjadi sorotan publik di tanah air. Meski kepolisian telah mengetahui keberadaannya, hingga kini belum ada kepastian ihwal hilangnya istri Dokter Aditya Wicaksno tersebut.

Pasalnya, Rica Tri Handayani beserta anaknya terakhir kali diketahui pergi dari rumah sepupu suaminya yang terletak di daerah Maguwoharjo, Yogyakarta, sejak tabggal 30 desember lalu. Keduanya dibawa oleh dua orang bernama Eko dan Feni yang menggunakan mobil pribadinya.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, kehilangan istri beserta anak dari dokter Adithya Wicaksono tersebut, menjadi bagian dari tanggung jawab pihaknya guna menuntaskan kasus tersebut.

"Ya tentu kewajiban Polri untuk melakukan penyelidikan apakah yang bersangkutan masih ada di Indonesia atau sudah ke luar atau yang bersangkutan menjadi korban kejahatan, itu fokus selidik kita," ujar Jenderal Badrodin Haiti, di Jakarta, Sabtu (9/1).

Badrodin pun menegaskan, hingga kini pihaknya belum bisa memastikan apa alasan hilangnya perempuan asal Lampung itu yang akan bergabung dengan gerakan radikal. Sebab kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhdap tempat keberadaan dokter Rica Tri Handayani beserta anakanya saat ini.

Terkait adanya pernyataan tertulis melalui surat tulis tangan, kabar Dokter Rica pun dikaitkan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Perempuan asal Lampung itu dikabarkan bergabung dengan gerakan itu.

Menanggapi kabar tersebut, Badrodin pun belum mengetahui, sebab anggotany tengah bekerja dengan gabungan anggota dari kepolisian daerah Yogyakarta.

"Saya belum mendapatkan laporannya dari anggota yang saat ini tengah bekerja di lapangan, terkait alasan dokter Rica yang akan bergabung dengan gerakan radikal itu tutupnya. (gms)

BACA JUGA:

  1. Polda DIY dan Bareskrim Kerja Sama Temukan Dokter Rica
  2. Dokter Rica Tri Handayani Gabung Gafatar?
  3. Polisi Enggan Simpulkan Dokter Rica Tri Ikut Gerakan Radikal
  4. Heboh, Seorang Dokter dan Anak Dikabarkan Hilang untuk Jihad
  5. Polisi Terjunkan Tim Khusus Cari Dokter dan Anak Hilang Berjihad
#Badrodin Haiti #Orang Hilang #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Rendy Nugroho

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan