Usai Lawatan Keluar Negeri, Presiden Jokowi akan Umumkan Sikap Resmi Calon Kapolri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 04 Februari 2015
Usai Lawatan Keluar Negeri, Presiden Jokowi akan Umumkan Sikap Resmi Calon Kapolri

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Presiden Joko Widodo memastikan akan mengumumkan sikap resminya terkait Calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia pada pekan depan usai lawatan dari tiga negara di Asean. 

“Calon Kapolri saya umumkan minggu depan, bisa Senin, Selasa, atau Rabu,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan seusai membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Darurat Narkoba Tahun 2015, di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (4/2) seperti dilansir setkab.go.id. 

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, dalam lawatan ke tiga negara di kawasan Asean banyak isu strategis yang akan dibicarakan. Mulai dari persoalan politik, ekonomi dan kebijakan strategis lainnya. 

Presiden Joko Widodo baru akan kembali ke tanah air pada Senin (9/2). Usai kembali dari lawatan keluar negeri, Presiden Jokowi baru akan mengumumkan sikap resminya atas calon Kapolri. 

Sebagaimana diketahui semenjak disetujui oleh Sidang Paripurna DPR-RI pada Kamis (15/1) lalu, calon Kapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Gunawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini belum dilantik sebagai Kapolri.

Terkait dengan status tersangka Komjen (Pol) Budi Gunawan itu, Presiden Jokowi telah bertemu dengan sejumpah pihak, mulai dari Tim Independen yang beranggota 9 orang kemudian Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pimpinan DPD-RI, pimpinan DPR-RI, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Terakhir, Presiden Jokowi mengakui telah bertemu para Ketua Umum partai dari koalisi yang mendukungnya, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2) sore, yaitu Megawati Soekarnoputri (PDIP), Wiranto (Hanura), Muhaimin Iskandar (PKB), Sutiyoso (PKPI) Romahurmuzy (PPP), dan Partai Nasdem yang diwakili Sekretaris Jendralnya Rico Capella. (bhd)

 

#KPK Vs Polri #Polri #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Polisi kini memburu seorang warga negara China berinisial GCZ yang diduga menjadi salah satu aktor penting dalam jaringan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Buru WNA Sindikat Emas Ilegal ke Hong Kong, Aset Pelaku Ikut Ditelusuri
Indonesia
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
TNI menegaskan siap dilibatkan dalam pengamanan aksi demonstrasi besar yang akan digelar di sejumlah titik pada Kamis (27/8) ini.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
TNI Siap Ikut Amankan Demo Besar 27 Agustus, Jika Diminta Polri
Indonesia
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Ruang publik bukan hanya milik kelompok yang sedang menyampaikan aspirasi.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polri Izinkan Demo Sampaikan Aspirasi, Ingatkan jangan Matikan Aktivitas Warga
Indonesia
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Jelang Aksi Demo Agustus, Polri: Sampaikan Aspirasi Boleh, Rusuh Jangan
Indonesia
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Asap yang muncul dari kebakaran juga menjadi ancaman bagi keselamatan mereka saat berada di lapangan.
Frengky Aruan - Rabu, 26 Agustus 2026
Petugas Hadapi Kobaran Api dan Asap, Bikin Penanganan Karhutla Kalbar Penuh Tantangan
Indonesia
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk memperkuat pencegahan, pemadaman, dan penanganan karhutla.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Indonesia
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Sosok cukong pendana pembakaran yang diduga berada di balik layar maraknya kasus kebakaran lahan belum tersentuh.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Tetapkan 72 Orang Tersangka Karhutla, Cukong Pendana Pembakaran Belum Terungkap
Indonesia
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Kasus tersebut berasal dari penyelenggaraan haji khusus dan umrah.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Kemenhaj Serahkan 34 Kasus ke Bareskrim Polri
Indonesia
Gempa NTT, Pengungsi Hadapi Persoalan Air Bersih hingga Akses Jalan
Kebutuhan air bersih, fasilitas sanitasi, layanan kesehatan, hingga akses jalan menjadi perhatian di sejumlah lokasi pengungsian.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Gempa NTT, Pengungsi Hadapi Persoalan Air Bersih hingga Akses Jalan
Bagikan