Pilkada Serentak

Usai Bertemu Jokowi, Giliran FX Rudy dan 30 Anggota Fraksi PDIP Solo Dipanggil DPP

Eddy FloEddy Flo - Senin, 03 Februari 2020
 Usai Bertemu Jokowi, Giliran FX Rudy dan 30 Anggota Fraksi PDIP Solo Dipanggil DPP

Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo mendapatkan panggilan DPP PDIP di Jakarta, Senin (3/2). Tidak hanya Rudy, semua jajaran struktural DPC PDIP dan 30 anggota Fraksi PDIP di DPRD Solo, Jawa Tengah juga mendapatkan panggilan dari DPP PDIP.

Pemanggilan tersebut berkaitan dengan Pilwakot Solo. Sebelumnya, Rudy yang juga menjabat Wali Kota Solo ini juga mendapatkan panggilan Presiden Jokowi di Gedung Agung, Yogyakarta, Jumat (31/1). Pertemuan tersebut membicarakan Pilwakot Solo 2020.

Baca Juga:

Rekomendasi DPP PDIP Tak Kunjung Turun, Achmad Purnomo Kini Didekati Partai Lain

"Benar saya ini dipanggil DPP PDIP di Jakarta. Undangan DPP PDIP saya terima pada Jumat kemarin," ujar Rudy kepada awak media termasuk merahputih.com di Solo, Senin (3/2).

Achmad Purnomo-Teguh Prakosa calon yang diajukan DPC PDIP Solo dalam Pilwalkot Solo 2020
Pasangan Achmad Purnomo-Teguh Prakosa yang diusung DPC PDIP Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Rudy mengaku tidak tahu pembahasan apa dalam pertemuan itu sampai DPP PDIP memanggilnya bersama pengurus DPC PDIP Solo dan 30 anggota Fraksi PDIP di DPRD Solo. Disinggung adanya kemungkinan pengumuman rekomendasi Pilkada Solo dalam pertemuan itu, Rudy juga mengaku tidak mengetahui.

"Saya belum tahu itu (rekomendasi). Di undangan juga tidak dijelaskan acaranya apa, cuma diminta datang ke kantor DPP PDIP saja," ujar Rudy.

Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa, mengatakan sebagai bakal cawawali di Pilwakot ikut rombongan yang mendapatkan undangan karena dirinya menjadi pengurus DPC PDIP dan anggota Fraksi PDIP di DPRD.

"Total ada sebanyak 36 orang yang dipanggil DPP PDIP ke Jakarta. Perinciannya, 30 anggota Fraksi PFIP dan enam orang pengurus struktural DPC PDIP Solo," kata dia.

Teguh mengaku undangan dikirim ke DPC PDIP Solo pada Jumat (31/1). Dia memperkirakan undangan ini konsolidasi dilakukan terkait Pilkada Solo. Sebanyak 36 orang berangkat bersama-sama naik pesawat dari Bandara Intenasional Adi Soemarmo Solo, Jawa Tengah.

"Ketua DPC PDIP Solo berangkatnya menyusul ada rapat di Balai Kota. Kami berangkat Senin pagi," terangnya.

Baca Juga:

Berstatus Anak Presiden, Popularitas-Elektabilitas Gibran di Bawah Achmad Purnomo

Teguh juga menambahkan DPC PDIP Solo selama ini sudah melaksanakan tugas sesuai Peraturan PDIP Nomor 24 Tahun 2017 terkait penjaringan tertutup calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.

"Soal hasil rekomendasi jatuh pada siapa (Gibran atau Purnomo) itu kewenangan Ketum PDIP," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran Resmi Maju di Pilwalkot Solo, Purnomo Tegaskan Dirinya Tak Ambisius Jadi Wali Kota

#DPP PDIP #FX Hadi Rudyatmo #Pilkada Serentak #Gibran Rakabuming
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Aria Bima menggantikan ketua DPC sebelumnya, FX Hadi Rudyatmo, yang telah mengakhiri masa jabatannya.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Konfercab PDIP, Aria Bima Jadi Ketua DPC Solo Gantikan Rudy
Indonesia
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan alasan pengunduran diri karena merasa tidak mampu dan memilih menjaga soliditas partai.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
FX Hadi Rudyatmo Mundur Plt DPD PDIP Jateng, Ungkap Ada yang Menyebutnya Lulusan TK
Indonesia
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Teguh menduga mundurnya Rudy tersebut terkait gagalnya menggelar Konferda PDIP Jateng.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
FX Rudy Mundur Plt Ketua DPD PDIP Jateng, PDIP Solo Duga Ada Kaitannya dengan Konferda
Indonesia
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Selain urusan infrastruktur, Wapres memberikan instruksi khusus kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Gibran Pastikan Pengungsi Aceh Makan 3 Kali Sehari Plus Bonus Internet Ngebut
Indonesia
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Mantan Wali Kota Solo ini mengaku mendapat arahan dan wejangan selama bertemu dengan Megawati di Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
FX Rudy Temui Megawati Jelang Konferda PDIP, Pasrah Ditempatkan di Mana Saja
Indonesia
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Wapres Gibran meninjau langsung dua lokasi terdampak bencana di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Bagikan