Gibran Resmi Maju di Pilwalkot Solo, Purnomo Tegaskan Dirinya Tak Ambisius Jadi Wali Kota

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 15 Desember 2019
 Gibran Resmi Maju di Pilwalkot Solo, Purnomo Tegaskan Dirinya Tak Ambisius Jadi Wali Kota

Bakal cawali di Pilwakot Solo yang diusung DPC PDIP Solo, Jawa Tengah, Achmad Purnomo. (MP/Ismail).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi bakal cawali di Pilwakot Solo 2020 setelah mendaftar di DPD PDIP Jawa Tengah, Kamis (12/12).

Hal itu mendapatkan tanggapan dari rival Gibran yang sama-sama menjadi bakal cawali di Pilwakot Solo, Achmad Purnomo yang diusung DPC PDIP Solo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran Nekat Maju di Pilwalkot Solo, Pengamat: Bapaknya Presiden, Kans Menang Besar

"Dia (Gibran) resmi memdaftar cawali di Pilwakot Solo saya tidak mempersoalkannya. Itu urusan masing-masing pribadi orang," ujar Purnomo kepada awak media di Solo, Minggu (15/12).

Achmad Purnomo bersama Gibran Rakabuming dalam sebuah kesempatan di Solo
Dua bakal calon wali kota Solo di Pilwalkot Solo Achmad Purnomo dan Gibran Raka Buming Raka. (MP/Ismail)

Purnomo yang saat ini menjabat wakil wali Kota Solo mengaku dirinya menjadi cawali bukan karena mendaftar, tetapi mendapat mandat tugas dari DPC PDIP Solo bersama Teguh Prakosa sebagai pasangan cawali dan cawawali. Ia pun tak mempersoalkan jika nantinya bersaing dengan putra sulung Presiden Jokowi ini.

"Saya biasa saja. Sebagai kader semua kan tergantung pada rekomendasi DPP PDIP. Saya tetap akan menunggu dengan keputusan akhir partai," kata dia.

Purnomo tidak khawatir jika akhirnya nanti DPP PDIP menjatuhkan rekomendasi pada orang lain. Sebagai kader, Purnomo tetap bersikap tegak lurus mengikuti perintah partai.

"Saya itu tidak ambisius untuk menjadi orang nomor satu di kota Solo. Tujuan utama saya terjun ke politik hanya untuk mengabdi dan melayani masyarakat," tutur dia.

Disinggung dengan seringnya Gibran blusukan, ia merasa sudah melakukan hal ini mengingat jabatannya saat ini sebagai Wakil Wali Kota Solo. Purnomo mengaku sampai sejauh ini belum membentuk tim dan rawan meskipun tahapan Pilwakot sebentar lagi akan dimulai.

Baca Juga:

Majunya Dinasti Politik Jokowi Lewat Gibran dan Bobby di Pilkada Rawan Korupsi

"Saya hanya melakukan konsolidasi partai saja. Bagi saya ini sangat penting untuk memanasi mesin partai," pungkas Achmad Purnomo.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Resmi Jadi Bakal Cawalkot Solo 2020, Gibran Tegaskan Langkah Politiknya Bukan Dinasti Politik

#Wali Kota Solo #Gibran Rakabuming #PDI Perjuangan #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan