Usai Bentrok dengan Jakmania, Anggota Bobotoh Hilang di GBK

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 21 Oktober 2015
Usai Bentrok dengan Jakmania, Anggota Bobotoh Hilang di GBK

Pendukung setia Persib Bandung, Bobotoh atau Viking saat menyaksikan final Piala Presiden 2015 di Stadion GBK. (Foto; RizkiFitrianto/MerahPutih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Sepak Bola - Partai Final Piala Presiden 2015 yang mempertemukan Persib Bandung menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Minggu (18/10) kemarin sempat diwarnai anakis suporter di beberapa titik.

Salah satu titik yang sempat menjadi bentrok suporter adalah pintu masuk tribun utara SUGBK. Dimana pada saat itu eberapa oknum yang disinyalir Jakmania, suporter Persija Jakarta, menyerbu pendukung setia Persib, bobotoh yang ada di tribun utara.

Namun dalam penyerbuan itu salah satu anggota Bobotoh bernama Agus Purnomo (20) dikabarkan hilang. Hingga Selasa (20/10), kemarin belum ada kabar mengenai keberadaan atau kepulangan dari bobotoh yang diketahui berasal dari Bekasi itu.

Menurut penuturan salah satu teman Agus yang juga ikut rombongan Bobotoh Bekasi, Rayanti, Jawa (sapaan akrab Agus, red) hilang ketika terjadi bentrok di pintu masuk tribun utara tersebut.

"Kami berangkat ke Jakarta (GBK) dengan 34 orang. Datang ke gerbang kita masih bareng-bareng. Sekitar jam 5 sempat rusuh di pintu 4 sektor 3 tribun utara GBK. Jam 5 rusuh, banyak The Jak (Jakmania) di sana,” ujar Rayanti seperti dikutip dari Simamaung.

Rayanti menduga, Agus ikut terbawa bersama oknum Jakmania yang diamankan oleh pihak kepolisian. “Pada saat bentrokan itu saya sudah masuk ke dalam, tapi teman saya Agus itu malah mundur dan keluar, karena pada saat itu pihak kepolisian memukul mundur The Jak keluar," paparnya.

"Takutnya, Agus ke bawa ditangkap polisi saat anak-anak The Jak diamankan. Soalnya Agus terakhir pake sweater dan dialamnya pakai baju viking (bobotoh)," tutur Rayanti.

Rayanti mengaku pihaknya sudah mencoba melapor kepada pihak kepolisian Polres Bekasi, namun laporan tersebut tidak ditanggapi dengan alasan Agus hilang di wilayah Jakarta oleh sebab itu, dirinya diminta lapor ke Polda Metro Jaya.

Ia juga menambahkan selain melaporkan ke Polres Bekasi dirinya juga sudah mencoba menguhbungi nomor Hand Phone yang bersangkutan, namun bukan Agus yang mengangkat telepon tersebut. Selain itu, pihaknya juga sudah mempublikasikan hilangnya Agus melalui media sosial.

“Karena sudah 1×24 jam, semalam coba posting di BBM, Facebook. Sudah lapor Polres Bekasi, tapi dilempar ke Polda Metro Jaya karena kehilangannya kan di GBK, sudah lapor ke Polda Metro lagi diproses. Saya khawatir, soalnya Agus enggak bawa identitas, soalnya ia nitipin ke kita, dan dia cuman bawa HP (handphone) saja, HP nya juga enggak tahu di tangan siapa,” imbuhnya.

Baca juga:

  1. Zulham Zamrun Pamit Tinggalkan Persib
  2. Persib Juara, Zulham Zamrun Sabet Dua Gelar Sekaligus
  3. Persib Juara, Djanur Sebut Bobotoh Berperan Penting
  4. Ahok ke GBK Kenakan Ranpur Komodo TNI
  5. Persib Juara Piala Presiden 2015
  6. Nonton Final Piala Presiden, Ahok Pakai Baju Persija
  7. Menpora: Piala Presiden Buktikan Persatuan Indonesia
  8. Animal Squad Ikut Amankan Piala Presiden
#Jakmania #Polda Metro Jaya #Piala Presiden #Bobotoh
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Hal itu terkait babak baru kasus ijazah Jokowi.
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
Olahraga
Shin Tae-yong Tidak Menjamin Selalu Menang, tetapi Janji Persija Tidak Akan Mengecewakan
Shin Tae-yong menjawab ekspektasi dari Jakmania setelah dirinya menjadi pelatih Persija.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Shin Tae-yong Tidak Menjamin Selalu Menang, tetapi Janji Persija Tidak Akan Mengecewakan
Indonesia
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo yaitu Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa, Jumat, 19 Juni 2026 pagi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Kapolri Pastikan Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa Sesuai Prosedur Hukum
Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Bagikan