Update COVID-19 Kota Cirebon: Orang Dalam Pemantauan Berkurang 30

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 14 April 2020
 Update COVID-19 Kota Cirebon: Orang Dalam Pemantauan Berkurang 30

Kepala Bidang Kesehatan Masyakarat Dinas Kesehatan Kota Cirebon Sri Laelan (MP/Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah selesai dipantau Dinas Kesehatan Kota Cirebon terus bertambah. Mereka yang telah selesai dipantau dinyatakan negatif Covid-19.

Kepala Bidang Kesehatan Masyakarat Dinas Kesehatan Kota Cirebon Sri Laelan menuturkan, sampai hari ini,
jumlah ODP yang masih dalam pemantauan Dinas Kesehatan Kota Cirebon sebanyak 33 orang.

Baca Juga:

Lawan Aturan Luhut, Anies Larang Ojol Angkut Penumpang

"Jumlah total ODP Kota Cirebon 291 orang, 258 telah selesai dipantau dan negatif Covid-19, sementara 33 masih dalam pemantauan," kata Sri Laelan melalui video confrence di Kota Cirebon, Senin (13/4).

Ilustrasi virus corona jenis Covid-19
Ilustrasi corona virus. Foto: MGN

Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) lima orang. Tiga orang telah selesai diawasi. Ketiganya dinyatakan negatif Covid-19 dan telah diperbolehkan pulang. Sementara dua PDP masih dalam perawatan di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon.

"Dari lima PDP, dua masih dirawat dan tiga negatif Covid-19," tutur Sri Laelan.

Baca Juga:

Besok, Firli Bahuri Lantik Empat Pejabat Struktural KPK

Sementara pasien positif Covid-19 di Kota Cirebon berjumlah satu orang. Pasien berjenis kelamin perempuan itu meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin Kota Bandung pada Jumat, 10 April 2020 lalu.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Mauritz, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Barat.

Baca Juga:

Sembuh dari Corona, Bocah 7 Tahun Tulis "Surat Cinta" Untuk Tim Medis

#Virus Corona #Pasien Corona #Dinas Kesehatan #Kota Cirebon
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Dinkes DKI Jakarta menemukan 3 kasus positif hantavirus dan 6 suspek. Masyarakat diminta waspada penularan virus dari tikus serta menjaga kebersihan lingkungan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 18 Mei 2026
Dinkes DKI Jakarta Temukan 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Masih Dipantau
Indonesia
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Dinkes DKI Jakarta mencatat empat kasus Hantavirus sepanjang 2026. DPRD DKI meminta Pemprov meningkatkan pengawasan dan langkah preventif agar tidak menyebar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
4 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, DPRD DKI Minta Pemprov Tingkatkan Kewaspadaan
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Indonesia
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Sebanyak 104 siswa di Jakarta Timur diduga keracunan program MBG. Dinkes DKI mengungkap kemungkinan penyebab dari jeda distribusi makanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
104 Siswa Keracunan MBG di Jakarta Timur, Dinkes Ungkap Dugaan Penyebab Awal
Indonesia
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Integrasi sistem melalui platform digital memastikan setiap data kesehatan warga terekam dengan akurat guna menentukan langkah penanganan medis selanjutnya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Februari 2026
Dislipidemia Mendominasi Temuan Medis Program Cek Kesehatan Gratis Jakarta Pusat
Indonesia
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan belum ada kasus virus Nipah di Jakarta dan meminta Dinkes serta warga tetap waspada.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
Virus Nipah Mengintai, Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Masih Aman
Indonesia
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Masyarakat diminta tidak meremehkan gangguan kesehatan yang muncul secara mendadak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Buah Bekas Gigitan Kelelawar Bawa Ancaman Kematian, Bisa Jadi Inang Utama Virus Nipah
Indonesia
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Virus Nipah belum ditemukan di Jakarta. Dinkes DKI pun meminta warga tetap waspada dan fokus pencegahan dini.
Soffi Amira - Senin, 02 Februari 2026
Belum Ada Kasus Nipah di Jakarta, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada
Indonesia
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Kasus DBD di Jakarta meningkat menjadi 143 kasus hingga 19 Januari 2026. Dinkes DKI dan Gubernur Jakarta ungkap penyebab dan langkah penanganan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Bagikan