Upaya Segelas Kopi Kurangi Emisi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Mei 2022
Upaya Segelas Kopi Kurangi Emisi

Peresmian Kopi Kenangan di RC Veteran Store. (Foto: merahputih.com/Yudi Anugrah Nugroho)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEKILAS gerai Kopi Kenangan di RC Veteran Store tampak biasa saja. Bangunan dua lantai didominasi material besi galvanis hitam di jalan RC Veteran Raya No.24 Jakarta Selatan tersebut tampak akan beda jika diperhatikan dari sisi samping. Terdapat loket pemesanan tanpa perlu turun kendaraan alias Drive Thru.

"Gerai Kopi Kenangan RC Veteran ini merupakan lokasi pertama mengusung konsep Drive Thru," kata CEO sekaligus Co-Founder Kopi Kenangan Edward Tirtanata kepada merahputih.com.

Baca juga:

Kopi Kenangan Berinovasi dengan Meluncurkan 'Kopi Kenangan Hanya Untukmu'

Upaya Segelas Kopi Kurangi Emisi
Inisiatif mengurangi emisi karbon dengan memanfaatkan energi matahari di gerai Kopi Kenangan. (Foto: Kopi Kenangan)

Selain gerai kali pertama Kopi Kenangan menggunakan skema Drive Thru, lanjut Edward Tirtanata, bangunan tersebut juga megusung konsep ramah lingkungan dengan penggunaan panel surya hasil kerjasama dengan Grab dan SUNterra.

"Kami sepakat untuk mulai mengurangi emisi karbon, sehingga gerai-gerai lain, bahkan di luar Kopi Kenangan punya inisiatif serupa," papar Edward menjelaskan komitmen usaha tetap ramah lingkungan.

Persis di atap bangunan tersebut terpasang panel surya dengan kekuatan delapan kWp milik SUNterra. "Dengan panel tersebut maka sebanyak 105.345 ton emisi CO2 terpangkas," ujar Chief Executive Officer SUNterra Fanda Soesilo.

Seluruh listrik di gerai tersebut, lanjut Fanda, dari mulai mesin kopi nan paling besar membutuhkan listrik hingga 70 persen, pendingin ruangan, lampu, dan lainnya, merupakan hasil dari tenaga surya.

Upaya Segelas Kopi Kurangi Emisi
Memperkenalkan gerai Kopi Kenangan dengan solar panel yang ramah lingkungan. (Foto: Kopi Kenangan)

Dengan penggunaan panel tenaga surya, sambungnya, maka gerai Kopi Kenangan RC Veteran menghemat listrik 30-50 persen. "Garansinya sampai 25 tahun. Perawatannya juga gampang cuma tinggal melap debu memakai lap," jelas Fanda menggaransi.

Konsep banguna ramah lingkungan sejalan dengan kampanye Grab Indonesia berkontribusi secara sosial, mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan.

Melalui komitmen #LangkahHijau yang diusung sejak 2019, Grab telah melakukan berbagai inisiatif dan tindakan nyata untuk mendukung gaya hidup yang lebih berkelanjutan seperti pengurangan emisi CO2 sekaligus menjadi operator kendaraan listrik Ride-Hailing terbesar di Indonesia dengan 8.500 armada GrabElectric di 8 provinsi.

"Kami berharap bisa terus bersinergi mempromosikan gaya hidup ramah lingkungan kepada banyak orang di Indonesia," pungkas Hanief Meinanda, Head of Strategy Jabodetabek and CX ID, Operations, Grab Indonesia. (*)

Baca juga:

Buka 26 Outlet Baru dalam Seminggu, Kopi Kenangan Dapat Penghargaan MURI

#Kopi #Ramah Lingkungan #Panel Surya #Coffee Shop
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Indonesia
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Menjadi bukti bahwa negara hadir membela kepentingan perdagangan dan industri nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Kemendag bakal Bela Eksportir Indonesia yang Hadapi Penyelidikan Trade Remedies
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Indonesia
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Dua pemuda asal Lumajang mengolah limbah MBG menjadi produk ramah lingkungan. Inovasi ini juga menciptakan lapangan kerja baru.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Oktober 2025
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Bagikan