Headline

Upaya Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana Tak Digubris Penyidik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juli 2019
Upaya Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana Tak Digubris Penyidik

Eggi Sudjana di Mapolda Metro Jaya (MP/Kanugraha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tersangka kasus dugaan upaya makar Eggi Sudjana mendatangi Polda Metro Jaya untuk mempertanyakan perkembangan pengajuan permohonan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus yang menjeratnya.

"Melihat perkembangan soal permohonan SP3 kita," kata kuasa hukum Eggi, Alamsyah Hanafiah di Markas Polda Metro Jaya, Jumat (12/7).

Baca Juga: Polisi Serahkan Berkas Tahap Pertama Lieus Sungkharisma dan Eggi Sudjana

Dia menyebut surat permohonan SP3 kasus kliennya diberikan ke penyidik pada 4 Juni 2019 lalu bersamaan dengan pengajuan permohonan penangguhan penahanan. Diyakini alat bukti dalam kasus yang membelit kliennya tak cukup sehingga unsur makar dinilai tidak terdapat dalam tindakan kliennya.

"Menurut kami karena tidak cukup dua alat bukti karena dia baru ucapan, tidak ada tindakan maupun perbuatan (makar)," katanya.

Alamsyah berpendapat kasus itu harus dihentikan karena tidak cukup bukti. Ajakan 'people power' juga baru sebatas ucapan, belum pada praktiknya.

"Menurut kami, tidak cukup 2 alat bukti karena dia baru ucapan, tidak ada tindakan maupun perbuatan. Ya saya sependapat juga dengan Wakil Presiden JK yang menyatakan itu tidak ada perbuatan, itu baru ucapan," ungkap Alamsyah.

Eggi Sudjana dan Fadli Zon (MP/Kanugrahan)
Eggi Sudjana dan Fadli Zon (MP/Kanugrahan)

Sejauh ini belum ada tanggapan dari penyidik terkait permohonan tersebut. Saat ini penyidik dikatakannya masih menunggu perintah dari atasan untuk mengabulkan atau menolak permohonan SP3 tersebut. "Ya dia menunggu arahan dari pimpinan di atas. Jadi memang penyidik tidak bisa mengambil kesimpulan," katanya.

Eggi sendiri optimistis kasusnya akan di-SP3. Kalaupun tidak, dia siap berjuang di pengadilan nanti. "Ya kalau tidak dikabulkan, ya kita hadapi juga nanti di kejaksaan. Cuma insyaallah itu bisa dikabulkan. Kami yakin benar, insyaallah bisa dikabulkan karena kami berkeyakinan unsurnya tidak terpenuhi, unsur makar," katanya.

Diketahui, Eggi melalui tim kuasa hukumnya sudah mengajukan surat permohonan SP3 dalam kasus makar pada Kamis, 20 Juni 2019. Hingga saat ini, belum ada balasan dari penyidik terkait kasus itu.

Eggi dituding melakukan upaya makar setelah berpidato pada Rabu, 17 April lalu di depan kediaman capres 02 Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Ratna Sarumpaet Ikut Komentari kasus yang Melanda Eggi Sudjana

Dalam pidatonya, Eggi menyerukan ajakan people power di hadapan pendukung kubu Prabowo-Sandi. Berkas tahap pertama kasus Eggi itu sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Senin, 10 Juni 2019.

Pada 24 Juni 2019 Eggi keluar dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya karena penangguhan penahanannya dikabulkan polisi. Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad adalah sosok yang jadi penjamin penangguhan penahanan Eggi. (Knu)

#Eggi Sudjana #Makar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Geger Isu Makar, Firman Soebagyo Semprot Pengamat Senior yang Coba Ajak Gulingkan Prabowo Subianto
Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini mengingatkan agar tokoh publik lebih bijak dalam melontarkan pendapat
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2026
Geger Isu Makar, Firman Soebagyo Semprot Pengamat Senior yang Coba Ajak Gulingkan Prabowo Subianto
Indonesia
Eggi Sudjana & Damai Lubis Lolos dari Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tetap Tersangka
Polda Metro Jaya resmi mencabut status dua tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana & Damai Lubis Lolos dari Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tetap Tersangka
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Lifestyle
Apa Itu Makar? Ini Penjelasan dan Sejarahnya di Dunia
Isu makar kembali menjadi sorotan publik setelah Presiden RI Prabowo Subianto menyebut adanya indikasi tindakan hal tersebut dan terorisme
ImanK - Senin, 01 September 2025
Apa Itu Makar? Ini Penjelasan dan Sejarahnya di Dunia
Indonesia
Pro dan Kontra Kepala Daerah Soal One Piece, Pengamat UNS: Kebangetan Jika Dianggap Makar
Pemahaman di level pemerintah belum sinkron dan belum ada persepsi yang sama terkait menyikapi fenomena One Piece.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Agustus 2025
Pro dan Kontra Kepala Daerah Soal One Piece, Pengamat UNS: Kebangetan Jika Dianggap Makar
Indonesia
Legislator PDIP Nilai Terlalu Berlebihan Jika Bendera One Piece Dianggap Sebagai Makar
Jolly Roger dalam One Piece melambangkan kekuatan, kebebasan, tekad pribadi, dan solidaritas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Agustus 2025
Legislator PDIP Nilai Terlalu Berlebihan Jika Bendera One Piece Dianggap Sebagai Makar
Bagikan