Universitas Andalas Bantu Penguatan Dokter Rumah Sakit Daerah

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 12 September 2017
Universitas Andalas Bantu Penguatan Dokter Rumah Sakit Daerah

Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Padang (Foto: unand.ac.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Minimnya tenaga dokter ahli atau spesialis di rumah sakit-rumah sakit daerah menuntut adanya penguatan paramedis. Penguatan tenaga medis ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Demi memaksimalkan pelayanan dokter, Universitas Andalas menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten Sarolangun, Jambi dalam penguatan dokter di daerah tersebut.

"Kemarin telah ditandatangani nota kesepahaman, nantinya akan ada penguatan pengadaan dokter di Rumah Sakit Daerah Sarolangun," sebut Rektor Universitas Andalas Prof Tafdil Husni, di Padang, Selasa (12/9).

Tafdil Husni menambahkan kerja sama ini secara khusus akan memperkuat sumber daya dokter spesialis di RSUD Prof Dr Chatib Quzwain Sarolangun.

Nantinya dokter yang ada di rumah sakit tersebut mengambil spesialis di Unand atau tenaga kesehatan lainnya melakukan magang di rumah sakit pendidikan kampus.

"Lebih khusus kerja sama ini juga berkaitan dengan kemoterapi atau penanganan penyakit kanker," ujarnya.

Saat ini, Universitas Andalas dapat mengakomodasi pelatihan dan pengajaran tentang penyembuhan penyakit kanker karena telah memiliki alat yang memadai.

Diharapkan nantinya bisa diaplikasikan kepada masyarakat lainnya.

"Di samping kerja sama kesehatan, secara luas juga berkaitan dengam tri dharma perguruan tinggi," sebutnya.

Dalam hal ini potensi yang ada di Sarolangun bisa diperkuat dengan pengajaran, penelitian dan pengabdian civitas akademika Unand.

Sementara Bupati Sarolangun, Cek Endra mengatakan kerja sama ini diharapkan bisa membantu kebutuhan dokter di Sarolangun. Tujuannya agar rumah sakit daerah saat ini tipe C bisa diperkuat dalam hal pelayanannya.

Dengan melakukan studi ke Universitas Andalas nantinya sumber daya manusia kesehatan di Sarolangun bisa lebih mudah dan inovatif memberikan pelayanan.(*)

#Universitas Andalas #Kota Padang #Ikatan Dokter Indonesia (IDI) #Jambi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Kabut asap karhutla menyerang Padang, kualitas udara berbahaya. Pemkot Padang meliburkan TK dan PAUD, sementara SD-SMP melaksanakan PJJ 9–11 September 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Padang Dikepung Asap Karhutla, TK Diliburkan SD-SMP PJJ Hingga 11 September
Indonesia
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
BNPB terbangkan helikopter 15 jam dengan 8.000 kg garam untuk hujan buatan di Jambi. Namun minim awan membuat hujan belum juga turun
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
Indonesia
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni prioritaskan OMC di Jambi karena risiko kebakaran lahan gambut. Luas lahan terbakar sudah 916 hektare
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Modifikasi Cuaca Dilakukan 27-20 Agustus, Alasan Menhut Raja Juli Prioritaskan Jambi
Indonesia
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Kemenkes ungkap hasil investigasi kematian dr. Zulfikar peserta internsip di Lampung Timur. Disebut akibat penyakit sensitif, bukan beban kerja atau perundungan.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
Kemenkes Tepis Isu dr Zulfikar Magang IDI Meninggal Akibat Bully, Tapi Penyakit Sensitif
Indonesia
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Berbagai spekulasi yang muncul di ruang publik justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Kemenag Evaluasi Keamanan Madrasah setelah Ledakan di MAN 3 Padang, Publik Diminta tak Berspekulasi
Indonesia
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
R mengalami masalah psikologis karena perundungan, ia merupakan korban tindakan teman-temannya.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pelajar MAN 3 Padang yang Ledakkan Bom di Sekolahnya Diduga Korban Bullying hingga Kerap Menyendiri
Indonesia
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
R yang merupakan pelajar di sana diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Densus 88 Temukan Anak Panah dan Pisau dari Siswa MAN 3 Padang, Diduga Gabung Group Daring Radikal
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Perangkat diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Pelajar Pelaku Pengeboman di MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet, Diduga Terinspirasi Insiden SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Bagikan