Unik, 8 Pasang Manten ini NIkah Bareng di Atas Mobil Damkar

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 26 September 2017
Unik, 8 Pasang Manten ini NIkah Bareng di Atas Mobil Damkar

Irawan dan devani usai ijab qobul di atas mobil Damkar (MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA pemandangan unik di Kawasan Malioboro pagi ini. Suara sirine mobil pemadam kebakaran memecah keheningan pagi Malioboro Yogyakarta. Dua buah mobil Damkar ini berhenti di depan kantor DPRD DIY.

Di atasnya nampak delapan pasangan calon pengantin yang mengenakan baju adat tradisional. Ke delapan pasang ini tengah mengikuti acara Nikah Bareng Pancasila Sakti. Acara ini diselenggarkan oleh Forum Taaruf Indonesia (Fortais) didukung oleh Pemerintah Kota Yogyakarta.

Para calon manten mengucapkan pancasila. Penghulu di dampingi saksi nikah naik ke atas damkar. Satu persatu mempelai pria mengucapkan ijab Qobul. Pernikahan tak biasa ini menimbulkan grogi buat para calon manten. Nampak ada satu mempelai pria yang harus mengulang dua kali ijab qobul karena grogi.

Bagaimana tidak, pernikahan unik ini jadi tontonan ribuan warga dan wisatawan yang melintas di Malioboro. Apalagi saksi nikahnya adalah Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi. Begitu selesai mengucapkan ijab Qobul, sontak penonton bersama-sama mengucapkan aamiin dan kemudian bertepuk tangan. Wajah para calon pengantenpun berseri-seri.

Delapan pasangan manten yang ikut menikah berasal dari berbagai daerah di dalam dan luar Yogyakarta. Usai tertua adalah 46 tahun. Sementara usai termuda adalah 18 tahun. Ketua panitia acara Ryan Budi Nuryanto menjelasakan Nikah Bareng Pancasila Sakti diadakan dalam rangka menyambut Hari Kesaktian Pancasila serta merayakan HUT Kota Yogyakarta ke 261. Seluruh calon manten dibebaskan dari segala biaya.

Irawan dan devani usai ijab qobul di atas mobil Damkar (MP/Teresa Ika)

"Saya lihat saat ini lagi krisis kemanusiaan. Banyak yang hanya nikah siri. Dari pada nikah siri, mendingan kami bantu menikahkan. Sengaja pakai Pancasila biar nanti bisa membangun keluarga yang berlandaskan Pancasila dan semangat cinta tanah air," kata Ryan saat membuka acara di Malioboro, Selasa (26/9).

Salah seorang penganten pria, Irawan (23) merasa bahagia bisa mempersunting wanita idamannya, Devani (18). Irawan jatuh cinta pada pandangan pertama pada Devi saat tengah mengunjungi pasar malem di daerah Kebumen, Jawa Tengah.

"Saya waktu itu sedang kerja di sana. Lihat ada wanita cantik lalu saya dekati dan ajak kenalan. Lalu saya pacarin," tutur pria yang tinggal di Tukangan kota Yogyakarta ini.

Beberapa bulan lalu ia mengetahui iklan nikah bareng ini dari temannya. Lantas iapun mengajak sang pacar menikah. Mengucapkan ijab qobul di tempat yang tidak biasa menurutnya terasa menantang. Walau merasa grogi, Irwan mantab mengucapkan ijab qobul dengan lancar.

Usia menikah, ke delapan pasangan ini diarak keliling kota dengan mobil damkar. Merekapun turut mendapatkan hadiah sepasang cincin unik yang bergambar pancasila serta voucer menginap di hotel dan beberapa hadiah lainnya.

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel Grebeg Pasa Masih Jadi Primadona Masyarakat.

#Nikah Massal #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan