Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ungkap Peredaran 360 Kilogram, BNN Beri Polda Metro Penghargaan

Fredy WansyahFredy Wansyah - Selasa, 28 Juli 2015
Ungkap Peredaran 360 Kilogram, BNN Beri Polda Metro Penghargaan

Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar (kiri) memberi penghargaan kepada Direktur Narkotika Polda Metro Jaya Kombes Pol Eko Daniyanto di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/7). (Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan penghargaan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya karena berhasil mengungkap peredaran 360 kilogram sabu di Pulit, Jakarta Utara, pada Jumat (10/7) lalu.

"Salut dengan pengungkapan yang telah dilakukan Timsus (tim khusus) Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kombes Pol Eko Daniyanto," ujar Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar di lapangan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Selasa (28/7).

Adapun pengungkapan ini merupakan rekor pengungkapan terbesar dalam sejarah Polri. Sebab, rekor pengungkapan sebelumnya hanya sebanyak 220 kg sabu. Kasus ini juga diungkap oleh Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya pada Selasa (8/5) lalu.

Anang mengatakan, pengungkapan barang haram itu mampu menyelamatkan anak bangsa sebanyak 1,8 juta orang dari zat terlarang itu. "Masih banyak lagi tugas dan tantangan kita kedepan dalam memerangi, memberantas sindikat narkotika, baik lokal maupun Internasional," tuturnya.

Anang memaparkan, untuk melindungi dan mencegah masyarakat dari penyalahgunaan narkoba telah ada Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Atas dasar itu pula, arahan Presiden Joko Widodo pada 2015 bagi BNN, mengeluarkan kebijakan rehabilitasi bagi 100 ribu penyalahguna narkoba.

"Saya mengajak kerjasama sinergitas kepada seluruh aparat peneggak hukum, instansi terkait, tokoh masyarakat, agama, pemuda, adat dan steak holder serta komponen masyarakat Indonesia dalam memerangi dan memberantas peredaran gelap Narkotika di Indonesia," kata dia menjelaskan. (gms)

Baca Juga:

Sambangi BNN, Vitalia Sesha Bungkam Seribu Bahasa

Hari Anti Narkotika Internasional 2015: BNN Ungkap 42 Jaringan

Indonesia Darurat Narkoba, BNN Gandeng TNI

#Polda Metro Jaya #Anang Iskandar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - 40 menit lalu
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan