MerahPutih.com - Tahanan Polda Metro Jaya sekaligus Ketua Front Pembela Muslim Maluku Umar Kei tertangkap tangan mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu ke dalam rumah tahanan (Rutan).
"Kami mendapat informasi akan ada seorang pria yang membawa sabu ke dalam rutan," kata Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Fanani saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/10).
Baca Juga:
Fanani menjelaskan Umar dalam aksinya meminta orang suruhannya Muhammad Hasan. Polisi, kata dia, menangkap Hasan setelah membuntuti terlebih dahulu dari kediaman yang bersangkutan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.
Lantas polisi mencokoknya saat coba masuk Rutan Polda Metro Jaya dengan barang haram yang dibawa. Narkoba itu rencananya akan diserahkan saat menjenguk Umar yang ditahan dalam sel Rutan C20.
"Kita dapati barang bukti sabu yang dimasukkan ke dalam kaleng roti biskuit dan cangklong yang dimasukkan dalam botol air mineral. Keterangan tersangka, sabu itu merupakan pesanan dari Umar Kei dan Ersa melalui perantara Elang, Novel dan Ahmad Yasin," kata dia.
Hasil tes urine Umar positif memakai sabu. Berdasar pemeriksaan, ternyata sudah tiga kali Umar menyelundupkan sabu dan 2 sebelumnya berhasil lolos. Untuk itu polisi kini tengah mengevaluasi kenapa aksi Umar sebelumnya bisa lolos.
"Tersangka sudah memasukkan sabu ke rutan narkotik (Polda Metro) sebanyak 3 kali," tegas Fanani.
Baca Juga:
Tokoh Pemuda Maluku, Umar Kei Ditangkap Sedang Konsumsi Sabu
"Total sabu yang kita amankan 21,47 gram. Kemudian ada beberapa alat komunikasi yang kita amankan. Sekarang masih dikembangkan dari mana asal Sabu yang dibawa tersangka ini," tutup perwira polisi berpangkat melati dua itu.
Untuk diketahui, Umar diringkus saat sedang menginap di Hotel Amaris, Senen, Jakarta Pusat, Senin, 12 Agustus sekitar pukul 16.30 WIB. Umar Kei ditangkap saat sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.
Dari tangan Umar, polisi mengamankan sabu seberat 2,91 gram. Tak hanya itu, polisi turut menyita senjata api jenis revolver serta 6 buah butir peluru. Aparat kepolisian masih mendalami kasus kepemilikan senjata api jenis revolver yang dibawa Umar. (Knu)
Baca Juga:
Dukung Prabowo-Sandiaga, Umar Kei: Maluku Belum 'Merdeka' di Tangan Jokowi