Headline

Ultimatum SBY Jika Ribuan Barang Milik Kemenpora Tak Dikembalikan Roy Suryo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 10 September 2018
Ultimatum SBY Jika Ribuan Barang Milik Kemenpora Tak Dikembalikan Roy Suryo

Mantan Menpora, Roy Suryo. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Politisi Partai Demokrat, Roy Suryo diduga belum mengembalikan barang milik negara (BMN) saat dirinya menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga 2012 hingga 2014.

Dalam surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018, Roy Suryo tercatat belum mengembalikan BMN sebanyak 3.226 unit. Dalam surat itu tidak dirinci barang apa saja yang belum dikembalikan Roy ke Negara.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot Dewa Broto, mengatakan, Roy pernah mengembalikan barang milik negara (BMN). Namun barang yang dikembalikan Roy belum semuanya. Saat itu, Roy baru mengembalikan barang degan total nominal Rp 500 juta.

Surat dari kemenpora kepada Roy Suryo (ist)

"Roy sudah mengembalikan barang tapi jumlahnya baru Rp 500 juta," ujar Gatot beberapa waktu lalu.

Menurut Gatot, salah satu barang yang sudah dikembalikan adalah sofa dan peralatan kantor, yang nominalnya Rp 500 juta. "Peralatan kantor, kayak kursi dan sofa," imbuhnya.

Caption

Dari keterangan Gatot, artinya Roy belum mengembalikan semua barang yang dibawa selama menjabat sebagai menpora. Itulah kemudian diterbitkan surat bernomor 513/SET.BIII/V/2018 tertanggal 1 Mei 2018.

Gatot sendiri menegaskan, Roy Suryo harus mengembalikan barang-barang itu. "Wajib dikembalikan," tegas Gatot.

Lalu, kini tersebar surat Kemenpora yang ditandatangi langsung oleh Menpora Imam Narawi untuk Roy tertanggal 17 Juni 2016. Surat itu terlampir item barang, jumlah, dan harga. Barang-barang itu disebut belum dapat diinventarisasi di rumah dinas jabatan menteri tahun 2013-2014.

list BMN yang diduga belum dikembalikan Roy Suryo (ist)

Selain berisi daftar barang yang belum dikembalikan, Surat bernomor 1711/Menpora/INS/VI/2016 itu meminta kepada Roy Suryo untuk segera mengembalikan BMN (Barang Milik Negara) berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tertuang dalam surat nomor 100/S/XVI/05/2016 tanggal 3 Mei 2016.

Dari surat itu, 10 barang termahal yang dibawa Roy Suryo antara lain adalah Kasur Spring Bed tipe King Kold + Bantal senilai Rp 175.725.000, Peralatan Pemancar Rp 106.889.000, Lensa Nikon used AFS400 mm Rp 94.980.000, Lensa Kamera tipe Accam Lens NKN AFS 200-400 Rp 80.850.000 dan Meja Rapat tipe MR 350x120x77 Fiber Rp 70.400.000.

list BMN yang diduga belum dikembalikan Roy Suryo (ist)

Ada pula Karpet Turki impor 24 meter Rp 69.480.000, Televisi Merk Sony KDL 70R550-HT Rp 62.950.000, Kamera Digital tipe DV Sony GV-HD 700E Rp 53.855.000, Kamera Nikon D-80035.9x240 Rp 46.500.000 dan Lenca Carl Zeiss Nikon 15 mm Rp 40.800.000.

Kasus itu pun membuat Ketua Umum partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara. SBY mengultimatum Roy Suryo agar mengembalikan barang-barang milik negara.

list BMN yang diduga belum dikembalikan Roy Suryo (ist)

"Pesan Pak SBY, apabila itu benar dibawa pulang maka Roy Suryo diperintahkan segera mengembalikkan nya kepada Pemerintah," kata Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, minggu (9/9).

SBY memberikan waktu kepada Roy selama tujuh hari untuk menyelesaikan polemik barang milik negara itu. Roy juga diminta berkoordinasi dengan Kemenpora dan BPK.

BMN yang diduga belum dikembalikan Roy Suryo (ist)

"Pihak Kemenpora, dan maupun BPK melakukan klarifikasi barang apa saja yang dibawa pulang dan kalau memang dibawa pulang, supaya dikembalikan. Kalau tidak benar dibawa pulang, maka disampaikan ke Kemenpora bahwa ini tidak dibawa pulang," jelas Ferdinand. (*)

#Roy Suryo #Kemenpora
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Sidang Roy Suryo Memanas, Kuasa Hukum Desak Ijazah Asli Jokowi Dibawa ke Pengadilan
Ikuti update sidang Roy Suryo terkait kasus dugaan ijazah palsu. Kuasa hukum desak JPU bawa fisik ijazah Jokowi dan minta Presiden hadir sebagai saksi.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Sidang Roy Suryo Memanas, Kuasa Hukum Desak Ijazah Asli Jokowi Dibawa ke Pengadilan
Indonesia
Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo: Putusan Praperadilan Tak Gugurkan Dakwaan, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur menolak eksepsi Roy Suryo.
Yusuf Abdillah - Senin, 19 Oktober 2026
Hakim Tolak Eksepsi Roy Suryo: Putusan Praperadilan Tak Gugurkan Dakwaan, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Indonesia
Sidang Perdana Roy Suryo Digelar, Jaksa Beberkan Dakwaan soal Ijazah Jokowi
Roy Suryo didakwa menyebarkan informasi tidak benar soal ijazah Jokowi. Sidang perdana digelar di PN Jakarta Timur, Kamis (17/9).
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Sidang Perdana Roy Suryo Digelar, Jaksa Beberkan Dakwaan soal Ijazah Jokowi
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Indonesia
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Putusan tersebut dibacakan hakim tunggal dalam agenda pembacaan putusan di PN Jakarta Selatan, Rabu (26/8).
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Polda Metro Hormati Hakim yang kembali Tolak Praperadilan Roy Suryo
Bagikan