Uji Nyali 2 Tangker LNG Qatar Tembus Selat Hormuz Gagal, Muter-Muter di Teluk Persia

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Uji Nyali 2 Tangker LNG Qatar Tembus Selat Hormuz Gagal, Muter-Muter di Teluk Persia

Kapal tangker melintas di Selat Hormuz. (Pexel/Melike Sena)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) asal Qatar, Rasheeda dan Al Daayen, dilaporkan mengubah haluan menuju Pakistan setelah gagal melintasi blokade Selat Hormuz.

Dilansir dari data pelacakan MarineTraffic, Selasa (7/4), kedua kapal sempat bergerak dari Qatar menuju Selat Hormuz.

"Upaya ini merupakan pertama kalinya kapal bermuatan LNG Qatar meninggalkan negara Teluk itu menuju Selat Hormuz sejak konflik kembali berkecamuk di Timur Tengah," tulis laporan MarineTraffic, dikutip Antara.

Namun, kedua kapal dilaporkan berbalik arah sebelum masuk ke jalur perairan utama minyak dunia itu. Tangker itu lalu mengubah tujuan ke Pakistan dan kemudian terlihat berputar-putar di Teluk Persia dekat Oman.

Baca juga:

Trump Ultimatum Iran Buka Selat Hormuz Dalam 48 Jam

Upaya Pertama Kali Menembus Blokade Selat Hormuz

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak serangan gabungan pada 28 Februari 2026 telah menurunkan signifikan jumlah lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Jika kedua kapal Qatar itu berhasil melintasi selat, maka mereka akan mencatat transit LNG pertama sejak konflik dimulai. Namun, pergerakan terbaru menunjukkan ketidakpastian apakah upaya tersebut akan kembali dilakukan.

Peran Kunci Selat Hormuz

Perubahan haluan ini menambah ketidakpastian pasokan energi global, mengingat Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi sekitar 20 persen perdagangan minyak dan LNG dunia.

"Saat ini lalu lintas melalui Selat Hormuz masih sangat terganggu akibat konflik regional," ungkap laporan BPBA Energi Internasional.

Baca juga:

2 Kapal Pertamina Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz, Begini Penjelasan Kementerian ESDM

Gangguan di Selat Hormuz memiliki implikasi langsung terhadap pasar energi global memicu kenaikkan Harga LNG dan minyak mentah dunia. Selat Hormuz sendiri menjadi jalur utama ekspor energi dari Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Iran. (*)

#Selat Hormuz #Qatar #Iran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Bagikan