UGM Berikan 81 Penghargaan Pada Pemda Pengelolaan Keuangan Daerah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 08 September 2017
UGM Berikan 81 Penghargaan Pada Pemda Pengelolaan Keuangan Daerah

Pemda yang menghadiri acara pemberian penghargaan di UGM. Foto: (Humas UGM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemeritah Daerah (Pemda) mendapat penghargaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk pengelolaan keuangan daerah. Penghargaan terdiri dari 28 pemda mendapat penghargaan indeks transparansi keuangan daerah terbaik dan 53 pemda yang mendapat penghargaan indeks kondisi keuangan daerah terbaik.

Pemberian penghargaan diberikan oleh Wakil rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Dr. Paripurna dan Dekan FEB UGM Dr. Eko Suwardi di gedung Graha Sabha Pramana UGM Yogyakarta, Kamis (7/10) kemarin.

Wakil rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Paripurna mengatakan pemberian penghargaan ini diharapkan mampu memotivasi daerah untuk mengelola keuangan secara lebih akuntabel dan transparan.

“Kita harapkan kepala derah dan SKPD mampu mengelola anggaran dengan lebih baik sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya melalui keterangan pers di Yogyakarta.

Dalam acara yang sama, pakar bidang akuntansi FEB UGM Abdul Halim mengatakan sudah saatnya pengelolaan keuangan daerah mengutamakan prinsip transpransi, akuntabel dan sehat. Menurutnya setiap kepala daerah, kepala SKPD beserta anggota legislataif dituntut lebih memahami secara mendalam pembiayaan pembangunan daerah.

"Juga mampu menerapkan teknologi informasi untuk penggunaan teknologi e-government system, e-planning dan e-budgeting agar pengelolaan keuangan lebih transparan," kata Abdul.

Sebab saat ini pemahaman pemerintah daerah dalam memahami peraturan dan implementasi pengelolaan keuangan masih sangat rendah. Efeknya, perangkat Pemda masih banyak yang ragu dengan mengimpelemntasi peraturannya.

Beberapa kepala daerah yang hadir menerima penghargaan ini diantanya Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany dan Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang mendapat penghargaan untuk kategori indkes kondisi keuangan daerah terbaik dan walikota jayapura Benhur Tomi Mano yang mendapat penghargaan pengelolaan transparansi keuangan daerah terbaik.

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel di: Warga Berebut Ambil Gunungan Grebeg Keraton Yogyakarta

#Yogyakarta #Pemerintah Daerah #UGM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan koordinasi dan pernyataan resmi.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Warga Dikepung Asap Karhutla, DPR Ingatkan Pejabat jangan Asal Bicara
Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Setelah disimak, tidak benar ada 18 gubernur yang memberontak ingin keluar dari NKRI.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : 18 Gubernur Berontak, Ancam Keluar NKRI
Indonesia
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Presiden mencontohkan masih adanya anggaran pemerintah daerah yang justru tersimpan di perbankan atau tidak dapat digunakan akibat persoalan di tingkat daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Pangkas Dana Transfer ke Daerah, Presiden Prabowo: Banyak Pemda tak Gunakan Anggaran dengan Baik
Indonesia
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
PT Swayasa Prakasa Tbk (SWAP), anak usaha UGM, bersiap menggelar IPO di BEI dengan target dana Rp45,22 miliar. Cek jadwal, rentang harga, dan alokasi dananya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
Anak Usaha UGM Gebrak Pasar Modal, Intip Potensi IPO Saham SWAP Berkemas Rp45,22 Miliar
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan