UEA Tegaskan Laporan Pertahanan Udara Menipis Akibat Serangan Iran Cuma Dongeng

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
UEA Tegaskan Laporan Pertahanan Udara Menipis Akibat Serangan Iran Cuma Dongeng

Ilustrasi - Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar, yang menampung fasilitas militer Amerika Serikat (AS) terbesar di Timur Tengah. (ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Langit biru di atas gedung-gedung pencakar langit Abu Dhabi tetap tenang meski badai konflik Timur Tengah terus bergemuruh.

Di balik ketenangan tersebut, sistem deteksi canggih terus memantau setiap inci cakrawala demi memastikan tidak ada ancaman melintas.

Namun, ketenangan diplomasi sedikit terusik kala narasi mengenai rapuhnya benteng udara mulai beredar luas lewat laporan media internasional.

Baca juga:

Konflik AS-Israel vs Iran Memanas, DPR Minta Indonesia Aktif Dorong Perdamaian

Bantahan Tegas Klaim Bloomberg

Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) menepis laporan Bloomberg mengenai kemampuan pertahanan udara negara tersebut.

Laporan tersebut menyebut stok amunisi menipis akibat upaya menangkal serangan Iran. Pihak kementerian menganggap informasi tersebut merupakan upaya menyesatkan opini publik internasional.

“Kementerian Luar Negeri dengan tegas menolak klaim palsu dan menyesatkan publikasi Bloomberg terkait kemampuan pertahanan canggih Uni Emirat Arab,” tulis pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri UEA, Selasa (3/3).

Narasi Bloomberg sebelumnya mengutip sumber anonim menyebut UEA meminta pasokan rudal jarak menengah kepada sekutu.

Laporan itu juga mengeklaim persediaan rudal Patriot milik Qatar hanya bertahan selama empat hari jika penggunaan terus berada pada level saat ini.

Kesiapan Amunisi Jangka Panjang

UEA memastikan seluruh wilayah kedaulatan tetap berada bawah perlindungan sistem keamanan super ketat. Infrastruktur pertahanan negara ini mencakup teknologi jarak pendek, menengah, hingga jauh secara terintegrasi.

Hal tersebut menutup celah bagi segala bentuk gangguan udara, baik berupa drone maupun rudal balistik.

Baca juga:

Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional

“UEA memiliki sistem pertahanan udara beragam, terintegrasi, serta berlapis-lapis guna menangkal berbagai spektrum penuh ancaman udara ber-efisiensi tinggi. Sistem jarak jauh, menengah, serta pendek ini memberikan perlindungan menyeluruh terhadap wilayah udara negara,” tambah pernyataan tersebut.

Pemerintah menegaskan cadangan amunisi strategis masih sangat mencukupi untuk operasional berkelanjutan.

Upaya pemeliharaan kesiapan tempur terus berjalan demi merespons dinamika keamanan kawasan pasca serangan balasan Iran terhadap Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat baru-baru ini. Ketegangan meningkat setelah aksi militer Amerika Serikat serta Israel menyasar target di Teheran pada Sabtu (28/2).

#Serangan Israel #Perang Iran-Israel #Konflik Israel-Iran #Timur Tengah #Konflik Timur Tengah #Ketegangan Timur Tengah #Perang #Pertahanan Keamanan Negara
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
IRGC memperingatkan Timur Tengah akan jadi “neraka” bagi Amerika Serikat dan sekutunya jika Selat Hormuz terus diganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
IGRC Serang 18 Titik Aset Militer AS, Iran: Timur Tengah Akan Jadi Neraka Mereka
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Indonesia
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Prabowo menilai dukungan dan komitmen Pemerintah Turkiye terhadap Indonesia menunjukkan hasil nyata dari hubungan diplomatik yang erat dan telah berjalan sangat baik antara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Bagikan