Uchok Sky Khadafi: Uang Negara Habis untuk Kemewahan Pejabat

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 29 Oktober 2015
Uchok Sky Khadafi: Uang Negara Habis untuk Kemewahan Pejabat

Demo massa aksi pegawai JICT dan buruh di depan kantor Kementerian BUMN hingga menuju istana Negara, Jakarta, Selasa (6/10). (Foto: MerahPutih/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyoroti Badan Usaha Milik Negara(BUMN) yang masih mengalami kerugian besar. Fitra memandang, kerugian BUMN tersebut akibat ulah koruptor.

Pengamat Anggaran Politik dan Koordinator FITRA Uchok Sky Khadafi mengatakan, ada sekitar 145 BUMN dengan kerugian mencapai Rp6,1 triliun, dan kerugian negara dari enam BUMN besar sekali.

"Gimana negara kita mau berdaulat. Jadi, di sini bukan negara atau rakyatnya yang berdaulat tapi para koruptor yang sangat berdaulat," ujar Uchok Sky Khadafi dalam Diskusi Celgor pada peringatan Sumpah Pemuda bertema 'Mengungkap Praktik Korupsi di Badan Usaha Milik Negara' di bilangan Matraman, Jakarta.

Menurut Uchok, keberadaan BUMN di Tanah Air sejak zaman mantan Presiden Soeharto hingga sekarang bukan untuk kedaulatan rakyat, tetapi BUMN dibajak untuk kepentingan para pejabat.

"Jadi uang negara habis untuk kemewahan para pejabat," ujarnya.

Ke depan, kata Uchok, jika keadaan seperti saat ini terus berlangsung BUMN akan mengalami kebangkrutan, bahkan bisa "dijual" ke negara Cina.

"Dan asing itu pemain yang hebat, dia selalu mengamati BUMN di negara kita," imbuhnya.

Oleh karenanya, lanjut Uchok, BUMN harus tetap dijaga karena BUMN pada dasarnya selalu melayani masyarakat sampai kapan pun.

"Dan jangan sampai BUMN milik kita dikuasai oleh pihak asing," tandasnya‎. (aka)

 

Baca Juga:

  1. Rendah, Kepatuhan Pajak BUMN
  2. Satu Tahun Kementerian BUMN
  3. Satu Tahun Jadi Menteri BUMN, Rini Soemarno Sampaikan Keluh Kesah
  4. Revaluasi Aset Untungkan BUMN dan Swasta
  5. Divestasi Freeport Harus Pertimbangan Kemampuan BUMN

 

#BUMN #Fitra #Uchok Sky Khadafi
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Dalam penyidikan perkara tersebut, penyidik telah melaksanakan penggeledahan, pelacakan, pemblokiran, dan penyitaan aset guna menambah jumlah pemulihan kerugian keuangan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Indonesia
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Guna mendukung kebijakan tersebut, Pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar USD 6 miliar melalui BPI Danantara.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Indonesia
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Danantara menargetkan perusahaan BUMN untuk berkembang menjadi entitas yang lebih tangguh, mampu menghadapi siklus ekonomi makro
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Indonesia
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Anggota Komisi VI DPR RI mendukung kritik Presiden Prabowo terhadap direksi dan komisaris BUMN yang merugi namun tetap meminta bonus atau tantiem.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Januari 2026
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Indonesia
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
jabatan di BUMN merupakan bentuk pengabdian, sehingga pihak yang tidak sanggup menjalankan tanggung jawab sesuai ketentuan diminta untuk mengundurkan diri.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Indonesia
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Presiden menyampaikan keprihatinan terhadap praktik mark up dan penipuan yang masih terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Indonesia
ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama
Menggadaikan aset BUMN berarti menempatkan kepentingan negara dalam posisi yang rentan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
ID Food Berencana Gadaikan Aset, DPR: Jaminan Pinjaman harus Opsi Terakhir, bukan Pilihan Utama
Indonesia
Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.127 Triliun, Laba Bersih Rp 54 Triliun
Hingga 31 Oktober 2025, peningkatan kinerja operasional Pertamina terukur jelas dengan tren positif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pendapatan Pertamina Tembus Rp 1.127 Triliun, Laba Bersih Rp 54 Triliun
Indonesia
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Penyelamatan Garuda, dimulai dari sektor operasional yang selama ini membebani keuangan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 15 November 2025
Garuda Tunda Pengadaan Pesawat Baru, Prioritasnya Perbaikan Armada
Indonesia
BUMN Banyak Masalah, Danantara Siapkan Solusi Ini
residen Prabowo Subianto juga telah mengumumkan rencana memangkas jumlah perusahaan BUMN dari 1.000 perusahaan menjadi hanya 200 perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 November 2025
BUMN Banyak Masalah, Danantara Siapkan Solusi Ini
Bagikan