Travel

Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 07 Juni 2021
Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel

Butuh effort demi kenyamanan. (Foto: The Travel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI masa liburan sekolah ini, mungkin kamu berencana berkemah di pegunungan atau hutan bersama teman-teman. Tapi, apa enggak bosan kalau pengalaman berkemahmu itu-itu saja? Pakai sleeping bag, lampu seadanya, dan cuma beralaskan tanah. Perlu ada kombinasi agar bisa dinikmati bersama teman-teman.

Mengutip laman The Travel, berikut tips untuk membuat malam kamu di tenda terasa seperti menginap di hotel.

Baca juga:

5 Tempat Berkemah Terbaik di Dunia untuk Keluarga Pecinta Alam

1. Kualitas tenda

Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel
Pastikan tenda dapat berdiri dengan kokoh. (Foto: Unsplash/Scott Goodwill)


Dalam membuat berkemah terasa semewah mungkin, kualitas tenda menjadi poin utama. Enggak perlu yang ribet-ribet, yang paling penting berlapis ganda agar tidak bocor saat hujan, mudah dipasang, cukup besar, dan membuatmu nyaman. Sebelum membeli tenda, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu dan merek mana yang paling bagus di bidangnya.

Buat kamu yang anaknya pencinta alam dan suka berkemah enggak perlu takut mengeluarkan biaya mahal. Ya, hitung-hitung juga untuk investasi juga kalau kamu memang ingin berkemah dengan nyaman.

2. Gelar karpet

Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel
Karpet dapat memberikan kehangatan. (Foto: The Travel)


Salah satu langkah paling sederhana yang dapat kamu lakukan untuk pengalaman berkemah adalah dengan menggelar karpet di tenda. Selain memberikan kenyamanan dan kehangatan saat tidur, karpet juga meningkatkan estetika tenda secara keseluruhan dan benar-benar membuatmu seperti berada di hotel.

Dengan adanya karpet di tendamu juga membuat orang lain yang ingin masuk untuk melepas sepatunya terlebih dahulu. Ya memang membawa karpet bagi sebagian orang dianggap ribet, tapi percayalah begitu dilakukan akan membuatmu nyaman.

3. Hiasi tenda dengan lampu peri

Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel
Berikan suasana comfy di tenda. (Foto: The Travel)


Jika kamu ingin membuat tenda terasa semewah mungkin, kamu bisa menghiasi langit-langit dengan lampu peri bertenaga surya. Meskipun kamu punya lampu yang dioperasikan dengan baterai atau sambungan listrik, lampu bertenaga surya adalah cara yang lebih ramah lingkungan.

Lampu peri yang ukurannya kecil dan sederhana sangat memberikan perubahan yang kuat untuk menerangi tenda dan memberikan nuansa comfy. Mau rebahan seharian di tenda pun bukan jadi masalah.

Baca juga:

Berkemah saat Fase New Normal? Bisa Kok, Ini Tipsnya

4. Bawa air hangat untuk tempat tidur

Ubah Pengalaman Berkemah Seperti Menginap di Hotel
Letakkan di dalam selimut. (Foto: The Travel)


Cara lain agar lebih nyaman dan tidak kedinginan adalah membawa botol air hangat. Masukkan botol tersebut ke dalam kantong tidur atau selimutmu dan gunakan untuk menghangatkan kaki. Botol air hangat juga cenderung tetap hangat jika dibiarkan selama berjam-jam. Ini adalah cara terbaik untuk meredakan nyeri otot yang mungkin kamu alami setelah hiking. (and)

Baca juga:

Memasak di Alam Terbuka Saat Berkemah

#Lipsus Liburan Juni #Travel #Traveling #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan