Turun Gunung, Rieke-PDIP Ajak Warga Depok Pilih Pemimpin Cerdas

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Sabtu, 05 Desember 2015
Turun Gunung, Rieke-PDIP Ajak Warga Depok Pilih Pemimpin Cerdas

Rieke Diah Pitaloka dan Dimas Oky Nugroho menyapa warga Depok (MerahPutih Foto/Bahaudin Marcopolo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka meminta kepada segenap warga Depok agar cerdas dalam memilih pasangan calon kepala daerah dalam pemiliha umum kepala daerah (Pilkada) Kota Depok yang akan dihelat pada tanggal 9 Desember 2015 mendatang.

"Bapak dan Ibu harus cerdas ya pilih pimpinan. Jangan cuma karena duit Rp50.000 nanti jadi sengsara lima tahun ke depan," kata Rieke saat mendampingi Dimas Oky Nugroho dan berdialog denga ratusan warga di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu (5/12).

Rieke yang juga Ketua Pansus Pelindo II melanjutkan, kehadiran dirinya bersama dengan Dimas di beberapa lokasi di Depok adalah untuk melakukan sosialisasi terkait visi-misi dan program dalam membangun Kota Depok.

Beberapa program yang diusung oleh pasangan Dimas dan Babai Suhaimi adalah, pelayanan kesehatan, pemerataan pembangunan, perluasan kesempatan kerja dan pembangunan fasilitas umum.

Khusus dalam bidang kesehatan, Rieke memberikan kritik keras kepada pelayanan RSUD Kota Depok sebab banyak warga yang tidak terlayani dengan baik. Betapa tidak, saat ini RSUD Kota Depok hanya mampu menapung 73 pasien rawat inap. Hal tersebut bisa terjadi karena pembangunan gedung B tidak berjalan. Padahal pembangunan gedung B sudah dicanangkan sejak tahun 2005 di era Walikota Badru Kamal. Namun dalam tataran praktik hingga kini tidak terjadi pembangunan.

"Bayangkan mau ambil nomor antrian untuk berobat saja warga sudah harus nunggu dari jam 3 pagi. Kalau ada yang mau di rawat, RSUD tidak mampu dan harus dirujuk di Rumah Sakit lain. Ini kan miris," bebernya.

Di tepi lain aktivis Repdem, Ferry Abba yang juga hadir di lokasi menjelaskan bahwa perubahan di Kota Depok adalah keharusan. Ia menilai selama 10 tahun ini tidak ada perubahan mencolok di Kota Depok.

"Gak ada perubaan di sini. Pembangunan cuma di jalan Margonda, sisanya ya enggak keurus sama sekali," katanya.

Selain itu Ferry juga meminta kepada semua pihak agar tidak menebar fitnah yang menyudutkan Dimas Oky Nugroho. Fitnah yang dimaksud adalah adanya spanduk yang berisi bahwa Dimas bukanlah seorang Muslim.

"Jadi saya tegaskan fitnah itu sama sekali enggak bener. Dan kami yakin serta optimis pasangan Dimas dan Babai bakal menang dalam pilkada Kota Depok," bebernya penuh keyakinan.

BACA JUGA:  

  1. Pilkada Depok, Dimas Oky Janjikan Perubahan 
  2. KPU Kota Depok Rangkul Kaum Muda Tekan Golput
  3. Konser SBY di Depok Hoax, Beberapa Media akan Disomasi 
  4. Presiden PKS Akui Massa Bawa Balita pada Kampanye Pilkada Depok 
  5. Dimas Oky: Warga Depok Tidak Bisa Nikmati Pembangunan Mal dan Apartemen

 

 

 

 

 

#Dimas Oky Nugroho #Rieke Diah Pitaloka #Pilkada Depok #Pilkada Serentak 2015
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Kementerian HAM sejatinya mengajukan kebutuhan total sebesar Rp3,982 triliun, namun otoritas fiskal hanya menyetujui pagu indikatif sebesar Rp728,1 miliar
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Juni 2026
DPR Endus Kejanggalan Dana Kementerian HAM, Tantang Transparansi Penggunaan Uang Rakyat
Indonesia
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Imigrasi merupakan instrumen negara untuk mengendalikan lalu lintas orang yang masuk, keluar, dan berada di wilayah Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
DPR Sebut Korupsi Wamen Imipas Silmy Karim Ancaman terhadap Kedaulatan Negara
Indonesia
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Ada banyak catatan yang perlu diperbaiki dalam penyelenggaraan haji seperti kondisi tenda agar lebih lebih baik dan pembenahan di sejumlah fasilitas lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Rieke Diah Pitaloka Dorong Pemerintah tidak Ragu Sikat Mafia Haji
Indonesia
Dokter Magang Meninggal karena Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR Desak Reformasi Tata Kelola Program Internship Melalui Perpres
Menurut anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, solusi atas persoalan program internship kedokteran tidak cukup hanya melalui peraturan menteri kesehatan saja.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Dokter Magang Meninggal karena Lelah Bekerja Tanpa Libur, DPR Desak Reformasi Tata Kelola Program Internship Melalui Perpres
Indonesia
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
DPR memberikan dukungan penuh kepada Direktur Utama PT KAI (Persero) untuk menginisiasi perbaikan menyeluruh yang mengacu pada akurasi data
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Tabrakan KRL dan Argo Bromo di Bekasi Timur Jadi Momentum Revolusi Keselamatan Kereta Api
Indonesia
DPR Semprot Kemenkum Buntut RUU Kewarganegaraan Amburadul, Berpotensi Jadi Barang Dagangan
Selain masalah transparansi, Rieke menyoroti birokrasi pemberian kewarganegaraan bagi WNA yang sangat berbelit dan melibatkan terlalu banyak lembaga tanpa kepastian waktu
Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2026
DPR Semprot Kemenkum Buntut RUU Kewarganegaraan Amburadul, Berpotensi Jadi Barang Dagangan
Indonesia
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka
KPK membuka peluang memanggil Rieke Diah Pitaloka, terkait kasus dugaan suap Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
Kasus Dugaan Suap Bupati Bekasi, KPK Buka Peluang Panggil Rieke Diah Pitaloka
Indonesia
Legislator Tegaskan Pers Adalah Pewarta Pejuang SJSN, Wajib Dilindungi BPJS dari Bahaya Data Fiktif dan Kerugian Negara
51,5 juta peserta fiktif BPJS Kesehatan yang merugikan negara hingga Rp126 triliun per tahun
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Legislator Tegaskan Pers Adalah Pewarta Pejuang SJSN, Wajib Dilindungi BPJS dari Bahaya Data Fiktif dan Kerugian Negara
Lifestyle
Profil Mat Solar: Komedian Legendaris yang Terkenal Lewat Sitkom Bajaj Bajuri
Komedian legendaris Nasrullah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Mat Solar, telah meninggal dunia pada Senin malam, 17 Maret 2025, di usia 62 tahun.
ImanK - Selasa, 18 Maret 2025
Profil Mat Solar: Komedian Legendaris yang Terkenal Lewat Sitkom Bajaj Bajuri
Fun
Mat Solar Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Minta Maaf
Rieke Diah Pitaloka menyampaikan kabar duka Mat Solar meninggal dunia.
Ikhsan Aryo Digdo - Senin, 17 Maret 2025
Mat Solar Meninggal Dunia, Rieke Diah Pitaloka Minta Maaf
Bagikan