Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tugas Ridwan Kamil di DPP Golkar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Januari 2023
Tugas Ridwan Kamil di DPP Golkar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai resmi bergabung sebagai kader Partai Golkar. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil resmi berlabuh ke Partai Golkar setelah mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan jas berwarna kuning yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Ada beberapa tugas Kang Emil setelah ia menyandang sebagai kader Golkar. Tugas yang ada di depan mata ialah membantu Golkar untuk memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Baca Juga:

Ridwan Kamil Jadi Amunisi Baru Pemenangan Golkar di Jabar

"Tentu nanti pak emil diberikan tugas salah sstunya adalah utk menggalang pemilih dan juga utk memenangka pemilu krn itu penting krn pemilu msh berjalan 1 tahun," kata Ketua Umum Airlangga di Kantor Golkar di Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Airlangga mengatakan, masuknya Kang Emil di Golkar dapat menarik suara di Jawa Barat. Mengingat saat ini Kang Emil menduduki Gubernur Jawa Barat (Jabar).

"Sehingga tentu adanya tambahan politik di Jabar ini akan melengkapi tim dari partai Golkar," urainya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menuturkan, Golkar merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja. Bahkan Golkar merupakan partai yang menjahui politik identitas dan partai rakyat.

"Jadi tentu selama ini Partai Golkar merupakan partai Golkar terbuka merupakan partai di tengah, yang tentu menghindari politik identitas dan Partai Golkar selalu berjuang untuk kesejahteraan rakyat," paparnya.

Partai Golkar memberi amanat Ridwan Kamil posisi sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih dan co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan alasan dirinya bergabung ke Partai Golkar. Salah satu alasannya yaitu, memiliki kesamaan visi dan misi dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Partai Golkar saya baca sejarahnya dan konsisten sampai hari ini selalu fokus membangun karya progresif," ujarnya. (Asp/Pon).

Baca Juga:

Airlangga Hartarto Bakal Umumkan Keanggotaan Golkar Ridwan Kamil

#Golkar #Partai Politik #Ridwan Kamil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Ia menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan, segera menyampaikan surat pengunduran diri
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Sekjen Partai Buruh Mundur, Bawa Gerbong 1,3 Juta Anggota
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Penunjukan Gus Najmi tersebut adalah bagian dari penguatan konsolidasi organisasi dan persiapan PKB menghadapi agenda-agenda strategis menuju Pemilu 2029.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Gus Najmi Jadi Ketua Harian DPP PKB, Diberikan Tugas Perkuat Konsolidasi
Indonesia
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Komisi IV DPR RI minta pemerintah evaluasi kebijakan ekspor sawit satu pintu lewat DSI.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Indonesia
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Golkar menilai fenomena viral lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ sebagai kreativitas netizen sekaligus bentuk apresiasi terhadap ketum mereka di Kabinet Merah Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Indonesia
DPR Siap Rombak Aturan Main Keuangan Partai Politik di Tengah Desakan Revisi UU Parpol
Upaya perombakan ini juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) yang mengamanatkan penguatan sistem politik melalui kodifikasi UU Pemilu, UU Pilkada, dan UU Parpol
Angga Yudha Pratama - Kamis, 30 April 2026
DPR Siap Rombak Aturan Main Keuangan Partai Politik di Tengah Desakan Revisi UU Parpol
Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Bagikan