Tubuh Sangat Butuh Jenis Antioksidan ini di Usia 40 agar Kulit Sehat
Kulit tangan rentan kering. (Foto: Unsplash/Matthew Henry)
MerahPutih.com - Usia kepala empat perawatan kulit mesti lebih ekstra. Di usia 40 tahun lebih, kulit kamu membutuhkan antioksidan bernama CoQ10. Mengapa kulit membutuhkan zat ini?
KoenzimQ10 (CoQ10) adalah senyawa antioksidan yang ditemukan secara alami di setiap sel tubuh kita. “CoQ10 adalah salah satu senyawa yang bertanggung jawab untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh,” kata apoteker Shabir Daya yang berbasis di Inggris, seperti dikutip dari Vogue, Senin (9/9).
CoQ10 membantu sel dalam tubuh kita merespons untuk produksi adenosine triphosphate (ATP), molekul yang menyediakan energi yang dibutuhkan sel untuk reaksi kimia, perbaikan, pertumbuhan, dan proses lainnya.
CoQ10 juga merupakan antioksidan kuat, karena melindungi sel dari radikal bebas yang dihasilkan oleh proses ini.
Baca juga:
Konsentrasi tertinggi CoQ10 alami terdapat di jantung, hati, ginjal, dan pankreas. Kelenjar-kelenjar ini memiliki kebutuhan metabolisme dan energi yang tinggi, dan karenanya memerlukan jumlah CoQ10 lebih tinggi.
CoenzymeQ10 juga meningkatkan fungsi otot yang tepat. Hal ini karena sifat pengencer darahnya yang ringan membantu meningkatkan sirkulasi dan oksigenasi semua jaringan dalam tubuh. Terakhir, CoQ10 diperlukan untuk organ tubuh terbesar, kulit.
“CoQ10 membantu menjaga pertumbuhan sel yang sehat di kulit dan dapat melindunginya dari radikal bebas serta membantu melindungi kulit dari photoaging yang disebabkan oleh sinar UV," ujarnya.
CoQ10 dapat ditemukan pada makanan sehari-hari seperti daging dan ikan, tetapi kemampuan tubuh untuk memproduksi nutrisi ini berkurang seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi suplemen mengandung CoQ10 agar kulit sehat. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya